Imigrasi Timika Deportasi 12 WNA Cina dan Korsel | Pasific Pos.com

| 22 September, 2019 |

Press Release yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika di ruang tunggu VIP Bandara Internasional Mosez Kilangin Timika, Rabu (13/3). Press Release yang dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika di ruang tunggu VIP Bandara Internasional Mosez Kilangin Timika, Rabu (13/3).

Imigrasi Timika Deportasi 12 WNA Cina dan Korsel

Kriminal Penulis  Rabu, 13 Maret 2019 18:40 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Mimika melakukan pendeportasian 12 Warga Negara Asing (WNA) asal Cina dan Korea Selatan di Bandara Internasional Mosez Kilangin Timika usai menjalani masa kurungan selama 5 bulan 15 hari di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nabire.

Hadir dalam Press Release tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika Jesaja Samuel Enoch, Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika Galih Wisnu, Kasi Komunikasi dan Informasi Imigrasi Timika Dede Sulaiman dan perwakilan dua WNA yang akan dideportasi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika Jesaja Samuel Enoch mengatakan, hari ini pihak Imigrasi Mimika mendeportasi sebanyak 12 WNA yang telah melakukan tindak pidana Keimigrasian terkait penyalahgunaan ijin tinggal pasal 122 huruf (a) UU RI no. 6 tahun 2011 tentang keimigrasian, sebagai penambang emas ilegal di Kabupaten Nabire dan divonis bersalah sesuai putusan pengadilan negeri Nabire no. 100-12/pid.Sus/2018/PN. Nabire tertanggal 12 Desember 2018 serta telah menjalani hukuman selama 5 bulan 15 hari dan denda Rp 10 juta.

"Iya, jadi hari ini kami mendeportasi 12 WNA ke negara asalnya," kata Jesaja saat Press Release di ruang tunggu VIP Bandara Internasional Mosez Kilangin, Rabu (13/3).

Ia menjelaskan, ke dua belas WNA tersebut terdiri dari 11 WNA asal Cina atas nama Wu Jiming, Wu Jiang, Li Shihong, Li Changcuters, Li Guling, Lupa Tuning, Tang Gang, Puyang Weishan, Gong Xiaoyun, Wu Xiaoming, Yang Enlong, dan satu orang WNA Korea Selatan atas nama Go Sorong Yong, setelah menjalani masa kurungan selama 5 bulan 15 hari dan denda sebesar Rp 10 juta dan telah bebas pada hari Senin lalu berdasarkan surat lepas dari Lapas Nabire no. W30.EH.PK.01.01.01-208 - 219, dan telah diserah terimakan dari Lapas Nabire kepada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika.

"12 WNA sudah selesai menjalani hukuman pada hari Senin tanggal 11 Maret 2019," jelasnya.

Ia mengungkapkan, pendeportasian yang dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga kantor Imigrasi Mimika melakukan pendeportasian ke negara asalnya melalui TPI bandara internasional Soekarno Hatta setelah berkoodinasi dengan kedutaan besar Cina dan Korea Selatan di Jakarta dan ke 12 WNA tersebut telah masuk kedalam daftar penangkalan.

"Kami lakukan deportasi berdasarkan aturan dan kita juga sudah koordinasi dengan kedutaan masing-masing untuk dipulangkan," ungkapnya.

Sementara itu sebanyak 9 orang WNA yang masih menjalani kurungan di Lapas Kelas Nabire hingga selesai menjalani hukuman

"Sementara itu 9 WNA lainnya masih menjalani sisa hukuman dan akan dideportasi setelah masa hukumannya selesai," katanya. (Ricky)

Dibaca 183 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.