Kepsek SDN 1 Hamadi Optimis Siswa Didiknya Lulus 100 Persen | Pasific Pos.com

| 25 June, 2019 |

Ni Ketut Kabeningsih, S. Pd. MM.Pd saat ditemui di ruang kerjanya di SDN 1 Hamadi Ni Ketut Kabeningsih, S. Pd. MM.Pd saat ditemui di ruang kerjanya di SDN 1 Hamadi

Kepsek SDN 1 Hamadi Optimis Siswa Didiknya Lulus 100 Persen

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Selasa, 12 Maret 2019 21:27 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Hamadi, Ni Ketut Kabeningsih, S. Pd. MM.Pd, merasa optimis bahwa peserta didiknya yang ikut pada Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2018/2019 bisa lulus 100 persen dengan hasil maksimal.

"Karena kami sudah lakukan try out tiga kali. Ini sudah mau masuk ulangan lagi kelas 6 SD. Habis itu ujian praktek, dan Ujian Sekolah pada 8 April 2019 Ujian Nasional 23-25 April 2018," kata Ni Ketut Kabeningsih saat ditemui di SDN 1 Hamadi, Selasa (12/3/19).

Diakui Ni Ketut Kabeningsih, selama try out banyak anak-anak yang mendapatkan nilai bagus. Selain itu, persiapan UN yang cukup matang dan pendistribusian soal yang lancar membuat para guru, orang tua, serta peserta didik lebih siap diharapkan menjadi semangat tersednri bagi perserta ujian.

"UN 2019 di SDN 1 Hamadi diikuti 89 siswa, sedangkan pada 2018 sebanyak 105 siswa. Memang berkurang karena memang saya ingin jumlah rubmle itu sesuai standar. Karena starndarnya 28-32 siswa dalam satu kelas supaya belajarnya maksimal," kata Ni Ketut Kabeningsih.

Untuk itu, Ni Ketut Kabeningsih mengharapkan dukungan dan kerja sama dari orang tua masing-masing peserta didik khususnya yang akan mengikuti UN untuk mengawasi anaknya sehingga bisa mengikuti UN.

"Kalau ada anak-anak yang suka bolos-bolos kami panggil orang tua murid. Bahkan kami telepon supaya orang tua tau kalau anaknya bolos agar membimbing anaknya dengan nasehat sehingga belajt serius karena sehingga bisa lulus ujian," jelasnya.

Ni Ketut Kabeningsih menambahkan, siswa-siswi peserta UN diharapkan lulus 100 persen dengan hasil yang memuaskan agar mereka dapat melanjutkan ke SMP. Sehingga dapat membuat harum nama orang tua, sekolah dan daerah pada umumnya.

"Itulah harapan saya sebagai kepala sekolah. Tentunya guru, dan orang tua murid juga mengrapakan yang sama," ungkapnya.

Dibaca 150 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.