Akibat Mengantuk, Sopir Mobil Kehilangan Kendali | Pasific Pos.com

| 20 October, 2019 |

Kecelakaan tunggal di Kampung Netar, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Jumat (8/3/2019). Kecelakaan tunggal di Kampung Netar, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Jumat (8/3/2019).

Akibat Mengantuk, Sopir Mobil Kehilangan Kendali

Kriminal Penulis  Minggu, 10 Maret 2019 19:45 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – Sebuah mobil milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jayapura mengalami kecelakaan tunggal pada Jumat (8/3/2019) pukul 16.05 WIT.

Mobil minibus Daihatsu dengan nomor Polisi B 5974 LB tersebut dikemudikan oleh Lucyana D.A Putra (27) mengalami kecelakaan di Kampung Netar atau tepatnya ditanjakan Tugu Tifa, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Dari keterangan saksi Hermansyah (29), kejadian berawal ketika pengemudi mobil tersebut melaju dari arah Waena, Kota Jayapura menuju Sentani, Kabupaten Jayapura.

Sesampainya ditanjakan sebelum tikungan Tugu Tifa, pengemudi yang dalam keadaan mengantuk kaget melihat mobil yang dikendarainya sudah dekat dengan pembatas jalan dan langsung membanting stir ke kiri, lalu sopir kehilangan kendali dan mobil tersebut terbalik.

Akibat dari kecelakaan  tersebut mengalami kerusakan pada kaca samping kiri dan kanan pecah serta ringsek pada body pada bagian samping, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Kasus kecelakaan tunggal ini ditangani oleh Unit Lalu Lintas Polres Jayapura.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan, kecelakaan tunggal ini terjadi karena pengemudi dalam keadaan mengantuk.

“Kami mengimbau kepada para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dalam berkendara di jalan raya, jaga keselamatan diri maupun orang lain. Jika mengantuk untuk tidak mengendarai kendaraan berhenti atau istirahat sejenak, karena itu berbahaya bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lain, “imbau Kamal. (Zulkifli)

Dibaca 136 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.