SMP Negeri 3 Manokwari Gunakan Kelas Rusak untuk Belajar | Pasific Pos.com

| 18 July, 2019 |

SMP Negeri 3 Manokwari Gunakan Kelas Rusak untuk Belajar

Papua Barat Penulis  Jumat, 08 Maret 2019 07:29 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - Wakil Kepala SMP Negeri 3 Manokwari, Suyadi, Spd, mengaku, ada banyak kekurangan yang dimiliki SMP Negeri 3 Manokwari saat ini, baik dari sisi fisik bangunan atau sarana prasarana penunjang.

Kondisi ini, menurut Suyadi, sangat mempengaruhi kenyamanan guru dan para siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar, apalagi ruang kelas yang sering digunakan adalah ruangan yang sudah tidak layak dan perlu dilakukan pembenahan.

“Ada ruang kelas yang plafonnya bolong, tripleks bergelantungan dan mahu lepas, ada juga ruang kelas yang lantainya sudah pecah-pecah, tetapi karena keterbatasan yang kita miliki, maka terpaksa kita gunakan untuk mendukug proses belajar mengajar,” kata Suyadi kepada Tabura Pos di Sekolahnya, Selasa (5/3).

Ia mengaku, di tahun 2017, pihaknya pernah menerima bantuan pembangunan kelas baru dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, namun hanya 2 ruang belajar, sementara ruangan yang rusak parah hampir seluruh ruangan.

Tidak hanya terkendala dalam kondisi rusaknya kelas, Suyadi mengungkapkan, pihaknya juga memiliki kekurangan dalam mendukung proses belajar mengajar, seperti kursi meja dan fasilitas komputer.

“Kami miliki 15 unit komputer tetapi tidak memiliki server dan jaringan internet, kendala ini membuat kami sering kewalahan ketika menjelang waktu-waktu Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),” ungkap dia.

Dirinya mengaku, pihak sekolah sudah mencoba untuk melakukan pembenahan sendiri secara bertahap namun terkendala dengan masalah anggaran yang tidak mencukupi.

Untuk itu, Suyadi berharap, adanya perhatian penuh dari Pemkab Manokwari, setidaknya bisa melakukan pembenahan secara bertahap untuk memperbaiki fasilitas sekolah. “Kalau bisa yang diutamakan pagar, karena tidak ada pagar membuat kami tidak merasa aman, siswa sering bolos dan orang luar sering masuk ke lingkungan sekolah,” tutupnya.

Senada, Guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 3 Manokwari, Vivi Sovia, Spd, mengungkapkan, dirinya merasa sangat tidak nyaman melaksanakan proses belajar mengajar dengan kondisi ruangan kelas yang rusak seperti saat ini.

“Jujur saja, saya kurang nyaman dan merasa terganggu karena khawatir jangan sampai tiba-tiba ada plafon yang roboh terkena siswa atau kucing jatuh kagetkan siswa,” kata Sovia.

Dengan demikian, Sovia berharap, kiranya sesekali Pemkab Manokwari dapat menengok dan melihat kondisi SMP Negeri 3 Manokwari, sehingga bisa mengetahui kondisi terpuruk yang sedang terjadi dan bisa memberikan perhatian untuk melakukan pembenahan. [BOM-R1]

Dibaca 122 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.