Polisi Masih Dalami Kebaran Hebat di Mappi | Pasific Pos.com

| 19 August, 2019 |

Kapolres Mappi, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan. Kapolres Mappi, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan.

Polisi Masih Dalami Kebaran Hebat di Mappi

Kriminal Penulis  Senin, 04 Maret 2019 19:17 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

"1030 Jiwa mengungsi di Tenda Penampungan"



JAYAPURA – Pihak Kepolisian Resort Mappi masih melakukan penyidikan dan penyilidikan pasca kebakaran hebat yang melanda ratusan pemukinan warga di Kompleks Pasar distrik Assue Kabupaten Mappi, Senin (25/2) lalu.

Kapolres Mappi, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan ketika diwawancarai menuturkan sejauh ini Penyidik Sat Reskrim masih melakukan pendalama dengan memintai keterangan saksi yang berada di lokasi kejadian dan melihat api pertama kali.

“Sejauh ini sudah ada lima orang saksi yang kami mintai keterangan pasca kebarakan itu,” singkatnya Senin (4/3) siang saat menghadiri pelantikan Bintara remaja baru di Lapangan SPN Jayapura.

Ia menjelaskan, sembari melakukan penyidikan dan penyilidikan terkait musibah itu, yang menjadi focus utama iyalah penanganan terhadap para korban.

“Kami saat ini lakukan pendekatan social lantaran kondisi para korban masih dinaungi rasa duka mendalam, tapi kami tetap akan dalami penyebab kebakaran itu,” jelasnya.

Kata Kapolres, saat ini para korban yang kehilangan tempat tinggal telah dialokasikan ke 91 tenda darurat yang didirikan pemerintah daerah setempat sembari melakukan pendataan kerugian yang dialami.

“Ada sekitar 1030 jiwa yang tinggal di 91 tenda darurat yang didirikan. Ada juga yang memilih untuk tinggal rumah keluarga masing-masing,” jelasnya.

Ketika disinggung penyebab kebakaran itu, dirinya belum bisa mengomentar karena kasus itu masih dalam penyidikan dan penyilidikan.

“Untuk penyebab pasti belum tau, namun dari keterangan yang didapat api berasal dari salah satu rumah milik korban yang kemudian merembet karena sebagian besar bangunan terbuat dari kayu,” ungka Kapolres.

Perlu diketahui kebakaran hebat yang menghanguskan ratusan rumah dan kios milik warga terjadi Senin 25 Febuari lalu sekitar pukul 16.15 WIT. di Kompleks Pasar distrik Assue Kabupaten Mappi.

Api dapat dipadamkan sekitar enam jam kemudian, lantaran keterbatasan alat pemadam serta saat kejadian angin cukup kencang yang mengakibatkan api merembet ke bangunan lainnya.

Dibaca 131 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX