Raker Kepala Daerah di Sorong Selatan | Pasific Pos.com

| 20 October, 2019 |

Raker Kepala Daerah di Sorong Selatan

Papua Barat Penulis  Rabu, 27 Februari 2019 14:09 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kuota Mahasiswa di Fakultas Kedokteran, CPNS, dan Tapal Batas akan Menjadi Isu Pembahasan



Manokwari, TP – Rapat kerja (raker) kepala daerah se-Provinsi Papua Barat direncanakan akan dilaksanakan di Kantor DPRD Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel), 25-27 Maret 2019 mendatang.

Asisten I Setda Provinsi Papua Barat, Musa Kamudi mengungkapkan, ada sejumlah isu yang sudah disepakati untuk dibahas dalam raker bupati dan wali kota se-Provinsi Papua Barat tersebut.

Isu yang akan dibahas, kata dia, yakni pembagian kuota penerimaan calon mahasiswa di Fakultas Kedokteran Universitas Papua (Unipa) di Sorong. Dengan demikian, tambah Kamudi, ada kuota dari setiap kabupaten dan kota dengan harapan penganggarannya menjadi jelas.

Di samping itu, Asisten I menyebutkan, isu yang juga akan dibahas menyangkut persoalan tapal batas antara kabupaten dan kota, kabupaten dan kabupaten, Provinsi Papua dan Papua Barat, termasuk Provinsi Papua Barat dan provinsi lain.

Selain itu, lanjut Kamudi, persoalan pembangunan dan peningkatan jalan juga menjadi salah satu isu yang akan dibicarakan. “Artinya terkait pembagian kewenangan antara provinsi dan kabupaten. Persoalan kuota CPNS 2019 juga akan menjadi isu yang akan dibicarakan,” kata Kamudi kepada Tabura Pos Kantor Gubernur Papua Barat, Selasa (26/2).

Menurut Kamudi, pihaknya sudah meninjau persiapan pelaksanaan raker kepala daerah, tetapi dari peninjauan itu, pihaknya mengundurkan pelaksanaan raker pada Maret 2019. Padahal, ia menjelaskan, pihaknya berharap raker bisa dilaksanakan Februari ini, sebelum pelaksanaan Musrembang.

Ia mengungkapkan, ada kendala terkait persiapan lokasi pelaksanaan raker, sehingga diundurkan ke Maret mendatang. Ditambahkannya, berdasarkan hasil peninjauan, Pemkab Sorsel siap menanggung akomodasi para tamu, baik forkopimda dan pemateri dari pusat. [FSM-R1]

Dibaca 208 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.