Alasan Ini Sriwijaya Air Group Gunakan Pesawat Jet Layani Rute Wamena | Pasific Pos.com

| 26 April, 2019 |

Pelanggan melakukan reservasi tiket di loket Sriwijaya Air Jayapura Pelanggan melakukan reservasi tiket di loket Sriwijaya Air Jayapura

Alasan Ini Sriwijaya Air Group Gunakan Pesawat Jet Layani Rute Wamena

Ekonomi & Bisnis Penulis  Selasa, 19 Februari 2019 17:59 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – Maskapai Sriwijaya Air Group per 1 April 2019 akan menggunakan pesawat jenis jet 737-500 W kapasitas 120 seat untuk melayani rute Jayapura – Wamena.

Distric Manager Sriwijaya Air Group Jayapura, Faisal Rahman mengungkapkan menggunakan pesawat jet untuk melayani rute Jayapura – Wamena lantaran permintaan cukup tinggi dan agar penumpang lebih nyaman.

“Pesawat jet menggantikan pesawat Nam Air jenis ATR kapasitas 75 seat yang telah melayani masyarakat dari dan ke Wamena beberapa tahun lalu, rencana kami jadi Nam Air tidak lagi, saat ini lagi urus ijinnya, sementara Nam Air yang tadinya sudah melayani rute Wamena akan kita alihkan ke daerah lain, “jelas Faisal, Selasa (19/2/2019).

Menggunakan pesawat jet untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat tak hanya penumpang tapi juga cargo, diakuinya, jika menggunakan pesawat jet bisa lebih leluasa lantaran kapasitasnya lebih besar.

Menurutnya, Nam Air yang juga merupakan anak perusahaan Sriwijaya Air Group jenis Avions de Transport Regional (ATR) yang telah melayani masyarakat dari dan ke Wamena melalui rute Jayapura-Nabire-Wamena.

Selain mengganti pesawat Nam Air dengan jet, pihaknya juga akan membatalkan penerbangan rute Jayapura ke Nabire. Saat ini penerbangan ke Nabire menggunakan Nam Air jenis ATR masih dibuka sampai tanggal 28 Februari 2019.

“Tidak lagi melayani rute Nabire lantaran nantinya menggunakan pesawat jet yang tidak dapat menerbangi rute Nabire, selain itu permintaan dari dan ke rute ini sepi. Nanti terbang dari Jayapura langsung Wamena, tidak transit lagi di Nabire, “kata Faisal.

Terkait rute baru tahun 2019, Faisal mengatakan masih mengoptimalkan rute yang sudah ada sebelumnya. (Zulkifli)

Dibaca 195 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.