Polisi Limpahkan Kasus Narkoba Kepada JPU | Pasific Pos.com

| 16 September, 2019 |

Penyerahan MTA tersangka kasus narkoba kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jayapura. Penyerahan MTA tersangka kasus narkoba kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jayapura.

Polisi Limpahkan Kasus Narkoba Kepada JPU

Kriminal Penulis  Senin, 18 Februari 2019 20:31 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA – Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura Kota akhirnya melimpahkan berkas perkara kasus narkotika yang menjerat tersangkan berinisial MTA (20) kepada Kejaksaan negeri jayapura setelah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Senin (18/2) siang.

Penyerahan tersangkan dengan Laporan Polisi Nomor : LP / 1082 / X / 2018 / Papua / Resor Jayapura Kota, tanggal 23 Oktober 2018 diterima langsung oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marthin Manuhutu , SH. Selaian penyerahan berkas perkara dan tersangkan Penyidik Sat Narkoba Polres Jayapura Kota menyerahkan barang bukti berupa ganja kering milik pelaku.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas melalui Kasubag Humas Polres Jayapura Kota Iptu Jahja Rumra menuturkan penyerahan tersangkan dan barang bukti tersebut setelah berkas pekaranya dinyatakan lengkap oleh Jaksa.

“Saat ini MTA telah dilimpahkan dan menjadi tahanan Kejaksaan untuk menjalani prose lanjutan di pengadilan,” terangnya, Senin (18/2) siang.

Mantan Kanir Reskrim Polsek Jayapura Selatan ini pun menerangkan bahkan pelaku MTA yang merupakan warga Kampung Turu Kabupaten Kepulauan Yapen itu ditangkap pada 23 Oktober 2018 lalu di Pelabuhan Laut Jayapura lantaran kedapatan membawa narkotika jenis Ganja.

“Pelaku ditangkap saat hendak menaiki Kapal dari dermaga Jayapura dengan tujuan Serui. Ketika diamankan anggota berhasil mengamankan lima pekat ganja kering siap edar,” jelasnya.

 Atas perbuatanya MTA dijerat dengan pasal 111 ayat 1 undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman 7 tahun penjara.

Dibaca 185 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.