Tingkat Pemilih Rendah, Relawan Demokrasi Direkrut | Pasific Pos.com

| 19 July, 2019 |

Para Tamu Undangan Saat Menghadiri Pertemuan (foto:iis) Para Tamu Undangan Saat Menghadiri Pertemuan (foto:iis)

Tingkat Pemilih Rendah, Relawan Demokrasi Direkrut

Papua Selatan Penulis  Senin, 18 Februari 2019 13:08 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Ketua KPU Merauke, Theresia Mahuze mengemukakan bahwa relawan demokrasi direkrut oleh pihak KPU karena dilatarbelakangi dengan rendahnya tingkat partisipasi pemilih yang cenderung menurun. Jika dilihat pada pelaksanaan 4 Pemilu nasional termasuk untuk Pilgub beberapa waktu lalu sejak tahun 1999, 2004, 2014 ternyata presentasenya memang menurun. Adapun penyebab penurunan ini bermacam-macam, antara lain  kejenuhan dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap system kinerja politik yang dinilai belum mampu membawa perbaikan kualitas hidup dan berbagai penyebab lainnya.

“Pemerintah sendiri telah menetapkan target pemilih di TPS sebesar 77,5% dan ini bukan hal yang mudah bagi kami sebagai penyelenggara Pemilu. Oleh sebab itu KPU  beberapa waktu lalu telah merekrut 55 orang relawan demokrasi yang akan ditempatkan di kawasan kota,”ujarnya pada acara ngopi bareng dengan stake holder, LSM, tokoh agama dan OKP di Café Phoenam belum lama ini. lebih lanjut ia mengungkapkan, alasan penempatan relawan lebih fokus di kawasan kota karena angka partisipasi pemilih di kota justru sangat rendah.

Untuk itu pihak KPU lebih fokus di kota dengan menitikberatkan pada 10 basis yang ada. Jadi para relawan ini akan turun ke 10 basis tersebut yang terdiri dari kalangan ibu rumah tangga,  basis pemuda, perempuan, disabilitas, dan nitizen atau yang familiar disebut warga net. “Para relawan ini yang akan membantu kami dalam agenda sosialisasi dan pendidikan atau edukasi pemilih nanti,”ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa warga yang tengah sakit juga masih dapat menggunakan hak pilihnya dimana petugas yang akan datang ke rumah pemilih atau ke rumah sakit. Petugas dalam hal ini anggota KPPS atau pengawas TPS.

Dibaca 152 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX