Bangunan Pustu Ayambori dan Aipiri Rusak Parah, Pelayanan Kesehatan Dilakukan Sebulan Sekali | Pasific Pos.com

| 16 October, 2019 |

Bangunan Pustu Ayambori dan Aipiri Rusak Parah, Pelayanan Kesehatan Dilakukan Sebulan Sekali

Papua Barat Penulis  Sabtu, 16 Februari 2019 19:22 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - Dua puskesmas pembantu (Pustu) yang berada di kampung Ayambori dan kampung Aipiri, kondisi bangunannya sudah rusak parah.

Akibatnya, dua Pustu yang berada di bawah binaan Puskesmas Pasir Putih ini, tidak dapat digunakan untuk melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kepala Puskesmas Pasir Putih, Ester Wororomi, Amk, mengungkapkan, kondisi 2 Pustu ini dalam keadaan sudah tidak layak dan sudah tidak digunakan 4 tahun lamanya. Akibatnya, pelayanan kesehatan bagi masyarakat di kampung Ayambori dan Aipiri menjadi terhambat, karena tidak ada fasilitas pendukung.

“Pokoknya rusak parah. Ada tenaga yang kita tugaskan di 2 Pustu ini, tapi harus memberikan pelayanan dimana, sementara tidak ada gedung permanen,” kata Wororomi kepada Tabura Pos di ruang kerjanya, Kamis (14/2).

Wororomi mengutarakan, tidak hanya di kampung Ayambori dan Aipiri, yang pelayanan kesehatannya terganggu, hal yang sama juga terjadi Pustu di kampung Arowi I.

Wororomi menjelaskan, pelayanan kesehatan di Pustu kampung Arowi I belum berjalan, karena belum ada penyerahan kunci gedung baru Pustu kampung Arowi I, dari Pemkab Manokwari ke pihaknya, meskipun proses rehab telah selesai dikerjakan.

Sejauh ini kata Wororomi, Pustu yang dapat difungsikan sampai hari ini, hanya di Pustu kampung Pasirido, hanya saja, penggunaannya sangat terbatas, karena tidak dapat dijangkau oleh masyarakat dari beberapa kampung lain dibawah binaan Puskemas Pasir Putih.

Ditanya apakah kondisi Pustu yang rusak parah membuat pelayan kesehatan di 2 Kampung itu tidak berjalan, Wororomi mengaku, pelayanan kesehatan kepada masyarakat masih tetap berjalan, namun tidak secara rutin.

“Kami hanya bisa memberikan pengobatan masal bagi masyarakat di 2 kampung ini setiap 1 bulan sekali,” ungkap Wororomi.

Wororomi mengaku, sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manokwari, terkait kondisi bangunan pustu yang berada di bawah binaan puskesmas yang Ia pimpin, sejak tahun lalu, namun belum mendapat respon.

Untuk itu, dirinya berharap, ada kepedulian Dinkes dan OPD terkait, untuk segara memperbaiki bangunan 2 Pustu tersebut, sehingga dapat digunakan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kalau bisa secepatnya direhab, karena tingkatan penyakit di Kampung Ayambori dan Aipiri sangat tinggi sehingga harus mendapatkan perhatian khusus,” tandas Wororomi. [BOM-R4]

Dibaca 183 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.