Buka Hutan Rakyat, Dishut Papua Barat Alokasikan Rp. 1,5 Miliar | Pasific Pos.com

| 18 September, 2019 |

Buka Hutan Rakyat, Dishut Papua Barat Alokasikan Rp. 1,5 Miliar

Papua Barat Penulis  Selasa, 12 Februari 2019 12:52 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Tahun 2019 ini, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Papua Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 1,5 miliar untuk membuka hutan rakyat.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat, Hendriek Runaweri mengatakan, pihaknya akan mendampingi masyarakat dalam pembukaan hutan rakyat.

Menurut Runaweri, pihaknya akan mendampingi warga untuk menanam kayu Sengon dan Nyatoh, sehingga dalam kurun waktu 5-6 tahun, mereka sudah bisa memakai nota angkut memasarkan hasilnya.

Dirincikan Kepala Dishut, kawasan yang akan dijadikan hutan rakyat, diantaranya berlokasi di kawasan hutan konservasi di Mandopi, Prafi, dan Kampung Maysepi.

“Kita akan mulai dengan areal sekitar 50 hektar dan direncanakan Mei 2019. Sekarang kita lihat di Manokwari, mereka bawa kayu dari Wondama, Manokwari Selatan, dan Teluk Bintuni. Besok-besok, kalau mereka tutup pintu, kita akan susah cari kayu. Maka dari itu, kita berupaya membuka kebun rakyat dengan menanam kayu Sengon, Nyatoh, dan Matoa,” ungkapnya.

Harapan ke depan, sambung Runaweri, program ini bisa berjalan setiap tahun, dimana masyarakat diberikan bibit pohon dan mereka diharapkan tidak lagi menjual tanahnya. Lanjut dia, sistem pengolahan hasil hutan rakyat akan dirotasi seperti yang diterapkan di Jawa.

“Sistem rotasi ini setiap tahun dia akan tebang berapa kubit dan dia tanam lagi. Jadi, tidak tebang semua supaya bisa berjalan terus. Sistemnya akan berjalan secara terintegrasi dengan Dinas Peternakan dan Dinas Kelautan, dimana masyarakat akan mengelola hutan itu sendiri,” ujar Runaweri. [FSM-R1]

Dibaca 390 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX