Wambrauw Harap Ada Tindalanjut dari Kunjungan Dinsos Melihat Anak-anak Jalanan | Pasific Pos.com

| 16 September, 2019 |

Wambrauw Harap Ada Tindalanjut dari Kunjungan Dinsos Melihat Anak-anak Jalanan

Papua Barat Penulis  Selasa, 12 Februari 2019 12:51 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Koordinator sekaligus pengasuh mantan anak-anak jalanan di Kelurahan Sanggeng, Komis Wambrauw, mengapresiasi respon cepat Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Manokwari, mendata mantan anak-anak jalanan. Respon cepat itu diharapkan membawa perubahan bagi anak-anak tersebut pada kehidupan yang lebih baik.

Dikatakannya, pendataan itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan Sekda Manokwari, Aljabar Makatita di Kantor Bupati Manokwari, beberapa waktu lalu.

“Ini langkah yang baik dan semoga diikuti dengan langkah pemberdayaan bagi anak-anak ini,” ujarnya. Kepada Tabura Pos melalui sambungan telepon, Minggu (10/2).

Wambrauw menjelaskan, anak-anak yang dikumpulkan di rumahnya sebanyak 83 orang, dari sekitar 183 mantan anak jalanan.

Wambrauw mengungkapkan, anak-anak tersebut, sebelumnya terlibat dalam sejumlah aksi yang meresahkan masyarakat, namun kini mereka sudah meninggalkan kehidupan di jalanan dan memulai hidup yang baru, dengan terlibat dalam berbagai kegiatan di gereja dan kegiatan positif lainnya, seperti menjadi vokal grup di gereja pada hari Minggu, membersihkan lingkungan setiap Jumat, bermain sepakbola dan latihan vocal grup.

Wambrauw mengaku, Kepala Dinsos Kabupaten Manokwari, bersama beberapa stafnya sudah melihat anak-anak yang ditampung di rumahnya. Kehadiran pihak Dinsos, menurut dia, merupakan langkah awal yang baik.

Dia mengharapkan agar setelah kunjungan perdana tersebut, segera ada langkah lanjutan agar anak-anak diberdayakan, dan yang putus sekolah bisa diprogramkan mengikuti pendidikan Paket A, B, atau C, sehingga masa depan mereka kedepannya lebih baik lagi dibanding saat ini.

“Karena anak-anak ini masih muda dan masa depan mereka masih panjang. Dengan pendidikan, mereka bisa memperoleh pekerjaan yang lebih baik,” tukasnya.

Sebelumnya, puluhan mantan anak jalanan itu bertemu Sekda Manokwari, Aljabar Makatita, di ruang kerjanya, baru-baru ini. Kepada Makatita, mereka meminta agar disekolahkan.

Makatita meminta agar anak-anak tersebut didata secara lengkap, sehingga Pemkab Manokwari, dapat mengambil langkah untuk membantu atau memberdayakan mereka.

Di samping itu, Makatita juga meminta (Dinsos) untuk ikut memberikan perhatian kepada mereka dan sudah ditindaklanjuti dengan mendatangi tempat penampungan anak-anak itu, pada Jumat (8/2).

“Mungkin kalau sudah tidak mau sekolah, bisa diikutkan di program Paket A, B, atau paket C, atau bagaimana. Kalau memang bisa diberdayakan akan diberdayakan. Tadi saya tanyakan pada yang koordinir anak-anak itu, dia sampaikan bahwa kalau Pak Kadis ada rezeki lebih bisa membantu. Saya bilang kalau soal itu akan kita programkan. Sekarang ini belum musrenbang. Mereka juga ingin kalau bisa nanti anak usia sekolah bisa diikutkan paket, nanti kami akan sampaikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” tutur Kepala Dinsos Manokwari, Manshur kepada para wartawan di kantornya, kala itu.

Manshur mengatakan, untuk anak-anak yang sudah tidak bersekolah atau yang sudah menginjak usia dewasa, diupayakan agar ada kegiatan. Oleh karena itu, mereka akan dibelikan mesin babat rumput untuk dimanfaatkan mendapatkan penghasilan. [BNB-R4]

Dibaca 169 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.