Polisi Minta Maaf Gunakan Ular Saat Interogasi | Pasific Pos.com

| 16 November, 2019 |

Polisi Minta Maaf Gunakan Ular Saat Interogasi

Kriminal Penulis  Sabtu, 09 Februari 2019 13:35 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, - Kepolisian Daerah (Polda) Papua meminta maaf kepada masyarakat Jayawijaya atas ulah oknum anggota polisi yang melakukan interogasi terhadap seorang pencuri dengan menggunakan ular.

Kabid Propam Polda Papua Kombes Pol Jannus Siregar di Wamena, Jumat (8-2) kemarin mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait anggota yang melilitkan ular tidak berbisa pada tubuh seorang pencuri saat diinterotagasi.

Ular ini digunakan setelah beberapa lama si pencuri tidak mengaku.  Anggota polisi menggunakan ular dengan maksud mengetahui kejujuran yang disampaikan dan akhirnya si pencuri tersebut mengakui perbuatannya.

Sementara itu Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya mengatakan, masyarakat Jayawijaya sudah merasa jenuh dengan aktivitas pencurian dan mabuk-mabukan, oleh karena itu masyarakat mendukung polisi memberikan efek jera dengan ular.

"Ini sempat viral di media sosial, dibesar-besarkan di daerah lain. Disini masyarakat mendukung. Ular jinak, tidak berbisa, tidak menggigit dan setelah diberikan ular, pencuri itu mengakui perbuatannya," ujar Kapolres.
 
Kapolres menegaskan bahwa saat pemeriksaan dengan menggunakan ular adalah murni inisiatif anggota tersebut. Serta  tidak ada perilaku pemukulan saat mereka berhadapan dengan orang mabuk yang juga merupakan pencuri itu.

Dibaca 204 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.