Di Puncak Jaya, Penjaga Kios Tewas Ditembak OTK | Pasific Pos.com

| 18 July, 2019 |

korban saat berada di RSUD setempat setelah mendapat pertolongan usai ditembak OTK korban saat berada di RSUD setempat setelah mendapat pertolongan usai ditembak OTK

Di Puncak Jaya, Penjaga Kios Tewas Ditembak OTK

Kriminal Penulis  Minggu, 03 Februari 2019 11:28 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Sugeng Efendi (25), warga Kampung Wuyukwi Distrik Mulia Kab. Puncak Jaya yang keseharian sebagai penjaga kios di depan Sekolah SMU Negeri 1 Mulia, tewas ditembak orang tidak dikenal di Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (2/1) sore sekitar pukul 17.54 WIT.

Korban menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 19.00 WIT setelah dilarikan ke rumah sakit umum daerah setempat usai mengalami luka tembak cukup serius dibagian leher.

Dari data yang dihimpun, kejadian berawal ketika korban dan seorang saksi Alfan Musofan sedang menjaga kios tiba-tiba terdengar letusan senjata api, tidak lama kemudian, korban menyampaikan kepada saksi bahwa dirinya tertembak.
Melihat kejadian itu saksi langsung memberitahukan Saksi lainnya,  Sementara itu pemilik kios, Nendi Telenggen langsung menuju ke Pos TNI untuk memberitahukan dan meminta tolong di Pos TNI terdekat.

Personil Kodim 1714 / PJ menerima informasi itu langsung berkoordinasi dengan Polres Puncak Jaya mendatangi TKP dan membawa korban kerumah sakit namun Nyawa korban tidak dapat tertolong.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengungkapkan saat ini jenazah korban telah di semayamkan di masjid terdekat dimana selanjutnya korban akan diterbangkan ke Kampung halamannya di Probolinggo, Jawa Timur.

Sedangkan untuk personil, dari Polres Puncak Jaya  di backup BKO Brimob Den A  masih berjaga-jaga disekitar lokasi yang nantinya akan dilakukan olah tkp karena waktu sudah gelap mengingat tingkat keamanan bagi anggota di lapangan.

"Rencananya pagi ini dilakukan olah TKP, karena tadi malam  tidak mungkin dilakukan  olah TKP  dikarenakan  situasi  kurang  memungkinkan. Semalam Anggota kami mendapatkan satu selongsong peluru caliber 9 mm yang digunakan pelaku," jelasnya.

Saat ditanyakan aksi penembakan yang mengakibatkan satu warga sipil meninggal dunia merupakan ulah dari kelompok kriminal bersenjata.

"Dugaan kuat aksi itu dari KKB yang berada di Puncak Jaya, dan itu merupakan KKB Pimpinan Lekagak Telenggen," ungkapnya.

Dibaca 247 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.