Pria yang Ditemukan Tewas di Pinggir Kali Diduga Jatuh | Pasific Pos.com

| 17 June, 2019 |

Pria yang Ditemukan Tewas di Pinggir Kali Diduga Jatuh

Kriminal Penulis  Jumat, 01 Februari 2019 18:53 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura - Sesosok mayat berjenis kelamin pria ditemukan di pinggir kali Kiri, Kabupaten Tolikara pada Kamis (31/1/2019).

Diduga pria yang diketahui bernama Arius Wenda (45) jatuh saat sedang mencari kayu bakar.

Dari keterangan saksi Tarus Kogoya yang juga merupakan kerabat korban, bahwa pada pukul 07.00 WIT korban pergi mencari kayu bakar, namun sampai pukul 17.30 WIT kita Evan belum juga kembali ke rumah sehingga  pihak keluarga berinisiatif untuk mencari korban.

Saksi lainnya, Yuli Wakur menemukan korban sudah tidak bernyawa yang tergeletak dibawa pohon yang berada dipinggir kali di Desa Kimibur Karubaga, Kabupaten Tolikara.

Atas kejadian tersebut keluarga korban berpendapat bahwa diduga korban meninggal dunia akibat terjatuh dari pohon saat mengambil kayu bakar.

Pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek. Mendapat laporan tersebut anggota Mapolsek langsung menuju ke tempat kejadian ditemukannya korban dan membawa korban ke RSUD Karubaga untuk dilakukan visum agar mengetahui sebab-sebab kematian korban.

Setelah dilakukan visum oleh pihak rumah sakit didapatkan yaitu adanya luka memar pada dada dan mengeluarkan darah pada hidung korban, sehingga dari Hasil Visum tersebut dinyatakan oleh Dokter bahwa Korban mengalami kecelakaan atau benturan pada saat terjatuh.

Wakapolres Tolikara,  Kompol Sudjito, SE yang menjenguk korban di RSUD Karubaga menyampaikan kepada seluruh Keluarga agar besabar,. Pihak Kepolisian telah menangani kasus ini dengan mencari informasi dan mengambil keterangan.

"Korban meninggal dunia diduga akibat terjatuh dari pohon saat hendak mencari kayu dan ini dibuktikan dengan hasil visum adanya luka memar didada korban akibat benturan, "imbuh Wakapolres. (Zulkifli)

Dibaca 131 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.