Dispendukcapil Serahkan e-KTP Kepada Warga Binaan Lapas Narkoba | Pasific Pos.com

| 18 August, 2019 |

Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdukcapil Kabupaten Jayapura, Edi Susanto saat menyerahkan e-KTP kepada Kalapas Narkotika Klas II A Jayapura, Basuki Wijoyo, disaksikan salah satu kepala bidang (Kabid) di Disdukcapil Kabupaten Jayapura serta perwakilan KPU Kabupaten Jayapura, Rabu (30/1/19) pagi. Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdukcapil Kabupaten Jayapura, Edi Susanto saat menyerahkan e-KTP kepada Kalapas Narkotika Klas II A Jayapura, Basuki Wijoyo, disaksikan salah satu kepala bidang (Kabid) di Disdukcapil Kabupaten Jayapura serta perwakilan KPU Kabupaten Jayapura, Rabu (30/1/19) pagi.

Dispendukcapil Serahkan e-KTP Kepada Warga Binaan Lapas Narkoba

Kabupaten Jayapura Penulis  Kamis, 31 Januari 2019 22:16 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jayapura menyerahkan 96 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) kepada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nakrotika Klas II A Jayapura, Doyo Baru, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura, Rabu (30/1/19) pagi.

Penyerahan 127 keping e-KTP tersebut diserahkan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdukcapil Kabupaten Jayapura, Edi Susanto kepada Kalapas Narkotika Klas II A Jayapura, Basuki Wijoyo dan disaksikan salah satu kepala bidang (Kabid) di Disdukcapil Kabupaten Jayapura serta perwakilan KPU Kabupaten Jayapura

Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdukcapil Kabupaten Jayapura, Edi Susanto mengatakan, e-KTP yang diserahkan tersebut merupakan hasil perekaman warga binaan yang telah dilakukan pada pekan lalu.

Perekaman di lingkungan Lapas tersebut merupakan kegiatan yang dilakukan serentak secara nasional di seluruh Indonesia.

“Kita sudah melakukan perekaman terhadap 127 warga binaan di Lapas Narkoba. Dan, kita sudah serahkan pada kemarin (Kamis, 31/1 lalu) dalam bentuk e-KTP itu sebanyak 96 keping. Sisanya itu karena memang tercatat ganda di daerah lain, kemudian belum lengkap perekamannya maka akan di ulang lagi. Jadi, belum bisa dibuktikan bahwa yang bersangkutan adalah penduduk Kabupaten Jayapura,” pungkas Edi usai dihubungi wartawan harian ini via telepon seluler.

Dibaca 205 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.