Polisi Bekuk Bandar Ganja di Wamena | Pasific Pos.com

| 18 September, 2019 |

SWK (29) saat diamankan beserta barang bukti Daun Ganja kering yang hendak diedarkanya di Wamena. SWK (29) saat diamankan beserta barang bukti Daun Ganja kering yang hendak diedarkanya di Wamena.

Polisi Bekuk Bandar Ganja di Wamena

Kriminal Penulis  Rabu, 30 Januari 2019 20:28 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA – Kepolisian Resort Jayawijaya berhasil membekuk satu pengedar ganja berinisial SWK saat sedang berada di rumahnya yang beralama di Wamena Kota, Selasa (29/1) siang.

Selain menangkap pelaku, polisi pun berhasil mengamankan 9 paket ganja kering yang dikemas didalam plastic berukuran besar hingg kecil yang diduga akan diedarkan pelaku di seputaran Wamena.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM.Kamal menerangkan, penangkapan pelaku SWK berawal ketika Anggota Polsek Kawasan Bandara mengamankan seorang pria yang diduga dalam dalam pengaruh miras, saat dilakukan penggeledahan didapati ganja didalam saku celana yang bersangkutan sehingga pria itu diamankan lalu dilakukan introgasi.

“Dari hasil pengembangan dan keterangan MK barang haram itu didapat dari SWK, sehingga anggota kami lakukan penangkapan terhdapa SWK dan barang bukti saat dirumahnya,” ungkap Kamal, Rabu (30/1) siang.

 Lanjut Kamal, dari hasil pemeriksaan diketahui SWK merupakan pengedar ganja yang sering beroperasi di Kota Wamena sedangkan MK sendiri hanya pemakai.

“Untuk SWK kami masih dalami dari mana didapatnya ganja tersebut. Sementara untuk MK dalam kasus ini hanya pemakai. Untuk saat ini kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Jayawijaya untuk pemeriksaan labih lanjut,”terang Kamal.

Kamal menambahkan atas MK dijerat dengan pasal 114 Ayat (1) Subsider Pasal 111 ayat (1), lebih Subsider Pasal 127 ayat (1) Huruf a UU RI No. 35 tahun 2019 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun, sedangkan SWK dijerat pasal 111 ayat (1), lebih subsider pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

Dibaca 316 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.