Pesparani Tingkat Provinsi Tahun 2019 Segera Digelar | Pasific Pos.com

| 20 October, 2019 |

Pesparani Tingkat Provinsi Tahun 2019 Segera Digelar

Papua Barat Penulis  Selasa, 29 Januari 2019 10:03 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - Ketua Umum LP3KD Provinsi Papua Barat, Roberth Hammar mengungkapkan, pesta paduan suara Gerejani (Pesparani) tingkat Provinsi tahun 2019, akan segera digelar.

Menurutnya, Kabupaten Manokwari akan dipersiapkan sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan Pesparani tingkat Provinsi tahun 2019 yang ditetapkan pada bulan Juni 2019, mendatang.

"Harapan kita seperti itu, hanya saja belum adanya pengurus LP3KD di Manokwari menjadi hambatan, mereka belum dilantik sehingga masih perlu dikomunikasikan lagi," kata Robert Hamar saat dikonfirmasi Tabura Pos via Handphone, Minggu (27/1).

Hambatan lain, lanjut dia, hingga saat ini belum ada ketersediaan anggaran untuk mendukung pelaksanaan Pesparani tahun 2019 di Manokwari, sementara disisi lain DIPA Kabupaten-Kota sudah ditetapkan.

Meski demikian, dirinya optimis, akan ada dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten-Kota, sehingga Pesparani tingkat Provinsi tahun 2019, akan tetap dapat terselenggarakan.

Menurut Robert Hamar, Pesparani tingkat Provinsi diselenggarakan sebagai ajang seleksi peserta dari masing-masing daerah guna mempersiapkan diri memasuki Pesparani tingkat Nasional di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2020.

Dimana, dalam pelaksanaannya akan digelar sebanyak 13 mata lomba, lebih banyak dibandingkan Pesparani Nasional di Ambon yang hanya mempertandingkan 12 mata lomba. "Panambahan satu mata lomba yaitu lomba paduan suara etnik," ungkap Robert Hamar.

Ia mengatakan, Kupang dipilih sebagai Pesparani Nasional Tahun 2020 sesuai hasil rapat kerja nasional (Rakernas) di Ambon tahun 2018, lalu, bertepatan dengan kegiatan Pesparani Nasional Pertama.

Dituturkannya, jadwal tersebut lebih cepat setahun dari pada waktu yang ditentukan yang harusnya Pesparani Nasional di Kupang diselenggarakan tahun 2021. Hanya saja, pada tahun yang sama, bertepatan dengan pelaksanaan Pesparawi Nasional di Jogjakarta.

"Jadwalnya memang dimajukan sehinggga tidak terjadi tumpang tindih. Satu hal yang menjadi catatan penting Kabupaten-Kota yang belum ada Pengurus LP3KD tidak diperkenankan mengikuti kompetisi," tutup dia. [BOM-R3]

Dibaca 339 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.