Masyarakat Demo ke DPRD Tuntut Adili Pelaku Lakalantas Kalibumi | Pasific Pos.com

| 17 June, 2019 |

Masyarakat Demo ke DPRD Tuntut Adili Pelaku Lakalantas Kalibumi

Papua Tengah Penulis  Selasa, 29 Januari 2019 09:53 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

NABIRE – Sebagian masyarakat, penduduk Kabupaten Nabire melakukan aksi demo damai ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire, Senin (28/1), untuk menuntut Polisi mengadili pelaku kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) yang menelan korban warga sipil di Jalan Sarera, Kampung Bumi Mulia, Distrik Wanggar pekan lalu. Masyarakat mendatangi gedung dewan untuk meminta fasilitasi pertemuan antara masyarakat sebagai pihak korban dengan pihak pelaku.

Keluarga korban kecelakaan bersama warga lain yang tergabung didalam Keluarga Besar Mapiha meminta kepada polisi untuk menyelesaikan masalah tersebut hingga tuntas dan menghukum pelaku dengan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya karena telah mengorbankan satu nyawa meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Keluarga juga menuntut aparat polisi menyelesaikan kasus tersebut hingga tuntas dan dengan seadil-adilnya, tidak seperti pengalaman-pengalaman sebelumnya yang tidak pernah tuntas hinggga memproses hukum pelaku.

Massa yang mendatangi gedung rakyat di Bumi Wonorejo diterima Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nabire, Marcy Kegou didampingi sejumlah legislator lainnya. Kapolres Nabire, AKBP Sonny Tampubolon, S.IK, turun langsung bersama pejabat jajaran Polres Nabire menerima masyarakat yang melakukan aksi demo damai ke wakil rakyat di lembaga legislatif. Disamping itu, Dandim 1705/Paniai Letkol Inf. Jimmy Sitinjak, juga berkenan hadir dalam aksi demo damai tersebut.

Kepala Suku Simapitowa (Siriwom Mapiha, Piyaiye, Topo dan Wanggar di  Nabire, Vabianus Tebay meminta agar polisi menyelesaikan tuntutan masyarakat ini secepatnnya supaya pesta demokrasi yang akan kita laksanakan sebentar lagi dengan aman dan damai. Aparat polisi dan tentara diberikan tugas oleh negara untuk menciptakan daerah ini aman dan tentram selama masa pelaksanaan pesta demokrasi, Pemilu Legislatif dan Pemilihan Umum Presiden/Wakil Presiden. Masyarakat Simapitowa di daerah ini juga mau menjaga daerah ini aman selama pesta demokrasi. Oleh sebab itu, sesuai dengan tugas yang diemban oleh negara kepada polisi untuk menjaga daerah ini aman, polisi diminta untuk secepatnya menyelesaikan masalah ini sesuai dengan tuntutan masyarakat.

Menyikapi tuntutan masyarakat agar DPRD Nabire membentuk Pansus untuk menyikapi kasus tersebut, Wakil Ketua DPRD Nabire, Marcy Kegou mengatakan untuk membentuk Pansus ada mekanisme di dalam lembaga dewan. Oleh sebab itu, Pansus bisa dibentuk jika tidak ada penyelesaian kasus setelah ditangani polisi.

Kapolres Nabire, AKBP Sonny Tampubolon menanggapi tuntutan masyarakat berjanji akan mengundang masyarakat, keluarga korban ke Polres Nabire pada Rabu (30/1) mendatang untuk mencari solusi bersama antara kedua pihak. Oleh karena itu, Kapolres Sonny mengundang keluarga korban untuk datang ke Polres pada Rabu besok.

Wakil keluarga korban, Yusak Ernest Tebay mengatakan keluarga korban akan memenuhi undangan Kapolres untuk mempercepat penyelesaian tuntutan masyarakat. (ans)

Dibaca 156 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.