KMN LANG 1 Tenggelam, Empat Korban Ditemukan Meninggal | Pasific Pos.com

| 18 July, 2019 |

Ilustrasi. Ilustrasi.

KMN LANG 1 Tenggelam, Empat Korban Ditemukan Meninggal

Papua Selatan Penulis  Senin, 28 Januari 2019 11:31 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Sekitar  pukul 10.50 WIT, Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke menerima laporan dari Edi Bau  bahwa telah karam sebuah kapal nelayan di sekitar muara Sungai Digoel pada tanggal 24 Januari lalu pada koordinat 07°20’44’’ S – 138°23’52’’ E . KMN LANG 01 dilaporkan tenggelam  setelah mendapat terjangan ombak  cukup tinggi ketika akan masuk ke muara Sungai Digoel. Edi Bau selaku perwakilan agen kapal menceritakan bahwa kapal dengan kapasitas 71 GT itu diawaki 13 orang Anak Buah Kapal (ABK) yang semuanya menjadi korban.

Data korban ABK sebagai berikut :TjungMeng ( nahkoda),  Jemi Yanto (KKM), Mohammad Imam Jumali (Kelasi), Arifudin (Kelasi),  Naseran  (Kelasi),  Abu Bakar (Kelasi),  Herman (kelasi), Jai  (kelasi),  Sidik (Kelasi),  Hasnuddin (Kelasi),  Sulem (Kelasi), Mulyono (Kelasi) dan Kamdan Pratama  (Kelasi)

Pada tanggal 25 Januari 2019 tepatnya pukul 22.00 WIT, KMN. Sampurna 03  yang sedang berada di lokasi kejadian berhasil menemukan 1 (satu)  korban dalam keadaan meninggal dunia.  Keesokan harinya pada pukul 08.30 WIT ditemukan 2 (dua) korban lagi meninggal. Lalu pada pukul 09.11 WIT ditemukan lagi 1 (satu) korban meninggal dunia.  Keempat korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke melakukan koordinasi dengan potensi SAR  terkait seperti  Lantamal XI, Dan Pos AL Wanam, SatrolLantamal XI, Satpolair Merauke, PT. Arafura Lines, Kantor Kementerian Perikanan, SROP Merauke serta kapal-kapal nelayan yang sedang berlayar di perairan Arafuru.

Sampai saat ini Tim SAR gabungan dari Merauke belum diberangkatkan akibat kendala cuaca buruk. Namun upaya pencarian telah dilakukan oleh tim SAR gabungan dari Wanam oleh personil SatPolair dan Pos AL Wanam serta  beberapa kapal nelayan yang sedang berada di sekitar lokasi kejadian.

Dibaca 250 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.