JPU Tuntut Terdakwa Percobaan Pemerkosaan 3 Tahun Penjara | Pasific Pos.com

| 19 October, 2019 |

JPU Tuntut Terdakwa Percobaan Pemerkosaan 3 Tahun Penjara

Papua Barat Penulis  Selasa, 22 Januari 2019 10:04 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Persidangan kasus tindak pidana percobaan pemerkosaan dengan tersangka, Disyon Isba (20 tahun), dilanjutkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Manokwari, Senin (21/1).

Sidang yang dipimpin ketua majelis hakim, Sonny A.B. Laoemoery, SH dengan agenda pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Manokwari, Aminah Mustafa, SH, tetapi prosesnya berlangsung tertutup.

Usai sidang, JPU mengatakan, berdasarkan fakta-fakta persidangan, Rabu, 25 April 2018 sekitar pukul 09.30 WIT bertempat di Tugu Jepang, Amban, Manokwari, terjadi tindak pidana percobaan pemerkosaan yang diduga dilakukan terdakwa.

Awalnya, jelas Aminah Mustafa, saksi korban berinisial JP mengendarai sepeda motor sendirian dari rumahnya hendak ke Kantor LPMP Provinsi Papua Barat. Setibanya di pertigaan jalan masuk ke Kantor LPMP, JP dihentikan terdakwa yang saat itu berdiri di tengah jalan.

Lanjut dia, saat itu terdakwa memegang arit atau sabit, kemudian mengarahkan sabit ke leher saksi korban dan memintanya turun dari sepeda motor.

Merasa ketakutan, saksi korban turun dari sepeda motor, kemudian dipaksa terdakwa dengan cara mendorongnya memakai tangan kiri dari belakang dan menggiring saksi korban masuk ke hutan di sekitar Tugu Jepang.

Menurut Aminah Mustafa, saat itu saksi korban hanya bisa mengikuti paksaan terdakwa dan tidak bisa berbuat apa-apa, karena dalam keadaan diancam dengan arit yang diletakkan terdakwa di lehernya.

“Ketika digiring masuk ke hutan, JP sempat meminta terdakwa, ambil saja sepeda motornya asal tidak melakukan apa-apa, tetapi terdakwa menolak dan terus memaksanya masuk ke hutan,” tandas Aminah Mustafa.

Dikatakan Aminah Mustafa, saat sampai di dalam hutan, terdakwa mulai terlihat lemah. Pada kesempatan itulah, JP berupaya merebut arit dari tangan terdakwa, kemudian melarikan diri ke jalan raya.

Begitu tiba di jalan raya, saksi korban bertemu mobil yang melintas, kemudian berteriak minta tolong dan ditolong sopir, lalu dibawa ke Polsek Amban untuk melaporkan kejadian ini.

Dengan demikian, katanya, terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana percobaan pemerkosaan sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 285 KUHPidana jo Pasal 53 KUHPidana.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, terdakwa dituntut JPU dengan pidana penjara selama 3 tahun, sedangkan barang bukti sebilah arit dirampas negara untuk dimusnahkan. [BOM-R1]

Dibaca 186 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.