Gapoktan di Wilayah Prafi Mendapat Bantuan Puluhan Alsintan dari Kementan | Pasific Pos.com

| 19 November, 2019 |

Gapoktan di Wilayah Prafi Mendapat Bantuan Puluhan Alsintan dari Kementan

Papua Barat Penulis  Selasa, 22 Januari 2019 07:35 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Pemerintah Kabupaten Manokwari mendapatkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan). Alsintan diserahkan oleh pemerintah pusat melalui Pimpinan Komisi IV DPR RI, Michael Wattimena kepada Bupati Manokwari dan langsung diteruskan kepada Kelompok tani (poktan) atau gabungan kelompok tani (gapoktan) yang menerimanya di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Prafi, Distrik Prafi, Senin (21/1).

Bantuan alsintan itu dimaksudkan untuk mendukung peningkatan produksi pangan, mengingat kemampuan petani untuk memiliki peralatan secara swadaya masih rendah, karena harga alsintan yang sangat mahal. Dengan begitu, tujuan pemerintah untuk memakmurkan seluruh masyarakat Kabupaten Manokwari tercapai.

“Makanya, Pemkab Manokwari melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus berupaya memfasilitasi Gapoktan dan keluarga tani untuk melaksanakan program itu secara bertahap demi mewujudkan masyarakat Manokwari yang berbudaya, maju, mandiri, aman, damai dan sejahtera,” kata Bupati Manokwari Demas P. Mandacan kemarin.

Kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari, Bupati meminta untuk mengontrol bantuan alsintan agar dapat digunakan secara bersama-sama, bukan digunakan oleh orang-orang tertentu.

Bupati juga meminta kepada semua Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk merawat alsintan bantuan dengan baik, bukan dijadikan sebagai objek pendapatan. “Saya tidak setuju. Apabila ditemukan seperti itu masyarakat silakan melapor. Karena beberapa kali diserahkan tapi ada keluhan dari masyarakat bahwa ini digunakan oleh orang-orang tertentu saja, yang lain diabaikan,” ungkapnya.

Demikian pula kepada para petani, Bupati berpesan agar menjaganya dan tidak berniat untuk menghilangkan atau menjual bantuan yang telah diberikan ini.

Atas semua bantuan tersebut, Bupati Mandacan berharap petani dapat mengatasi keterbatasan tenaga kerja, mempercepat proses tanam sampai panen serta bisa menarik minat generasi muda untuk ikut terjun di bidang pertanian.

Pada kesempatan ini, Bupati menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementan dan pimpinan Komisi IV DPR RI yang ikut memperjuangkan serta menyerahkan alsintan bantuan kepada Pemkab Manokwari.

Pimpinan Komisi IV DPR RI, Michael Wattimena berharap, bantuan yang diberikan kepada para poktan dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian. Jika hanya dengan fisik menghasilkan 3-4 ton per hectare (ha), maka dengan alsintan yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas minimal 6 hingga 7 ton per ha.

“Itulah ekspektasi kami kepada masyarakat dan itu pada akhirnya dapat berimbas kepada kesejahteraan keluarga petani. Minimal pendidikan keluarga anak-anak dan kesehatan bisa dapat terjamin dengan pendapatan yang mumpuni,” sebutnya.

Selain di Manokwari, kata dia, bantuan alsintan  juga diberikan kepada Pemkab Manokwari Selatan (Mansel), salah satu daerah yang menjadi sasaran program cetak sawah baru, kerjasama Menteri Pertanian dengan Panglima TNI.

“Yang pasti bantuan yang diberikan sesuai dengan potensi pertanian di masing-masing kabupaten. Misalnya, di Mansel, Fakfak, Kabupaten Sorong, dan Raja Ampat. Dengan demikian dapat membantu dalam rangka capaian kesejahteraan yang ada,” sebutnya.

Alsintan bantuan yang dibacakan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari merupakan total keseluruhan yang diterima Kabupaten Manokwari. Mengingat Manokwari sangat strategis dan penting dalam bidang pertanian. Makanya, tidak henti-henti pihaknya memberikan atensi besar kepada Kabupaten Manokwari.

“Oleh karena itu, menjadi aspirasi yang diturunkan ke Kabupaten Manokwari yaitu sebagian dari bantuan alsintan itu merupakan aspirasi dari pimpinan Komisi IV DPR RI,” sebutnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari, Kukuh Saptoyudo merincikan, bantuan alsintan yang diterima antara lain combine harvester sedang 4 unit untuk 4 poktan, combine harvester besar 3 unit untuk 3 poktan, power thresher multiguna 13 unit untuk 13 poktan, power thresher biasa 6unit untuk 6 poktan, cultivator 10 unit untuk 10 poktan, dan hand tractor rotary 2 unit untuk 2 poktan.

Selain itu, alat uji mutu beras 2 unit untuk 2 poktan, alat pembuat susu kedelai 2 unit untuk 2 poktan, vertical dryer 2 unit untuk 2 poktan, unit pengolahan pupuk organic (UPPO) sebanyak 6 unit untuk 6 poktan, peralatan pengolahan hasil kedelai 2 unit untuk 2 poktan, serta gerobak motor roda dua 1 unit untuk 1 poktan. (BNB-R3)

Dibaca 201 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX