Bangun Rumah Pintar Bagi Anak Aibon | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Anggota Komisi IV DPR RI, H.Sulaeman L. Hamzah Saat Diwawancara (foto:iis) Anggota Komisi IV DPR RI, H.Sulaeman L. Hamzah Saat Diwawancara (foto:iis)

Bangun Rumah Pintar Bagi Anak Aibon

Papua Selatan Penulis  Selasa, 22 Januari 2019 07:20 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Anggota Komisi IV DPR RI, H.Sulaeman L. Hamzah mengemukakan bahwa pihaknya akan membangun rumah pintar yang khusus diperuntukkan bagi anak-anak negeri yang minim perhatian dari orang tua sehingga memilih pelarian dengan menghirup aibon. Ini sangat membahayakan generasi muda sebagai generasi penerus karena dikuatirkan generasi itu akan terputus. Oleh sebab itu dibutuhkan keseriusan pemerintah untuk bisa membuat semacam program aksi guna mengajak orang tua agar lebih memperhatikan anaknya.

Ketika bertemu dengan kelompok anak aibon di kawasan pintu air beberapa waktu lalu ia mengaku sangat prihatin dengan kondisi mereka. Oleh sebab itu dengan adanya ijin dari RT setempat, pihaknya berencana membangun rumah pintar. “Mungkin tidak terlalu besar namun paling tidak ada tempat untuk menghimpun anak-anak ini. Tenaga pembinanya juga akan kita siapkan dan bulan depan mungkin semua sudah rampung,”terangnya kepada wartawan di Swiss-Belhotel kemarin.

Selain tenaga pihaknya juga akan menyediakan fasilitas pelengkap lainnya  sehingga anak-anak dapat mengisi waktu luang di rumah pintar tersebut. Antara lain buku-buku, bahan-bahan permainan, olahraga dan lain sebagainya sehingga anak-anak memiliki wadah untuk bermain dan belajar. Proses pembangunan sendiri akan dilakukan pada bulan ini juga dan ditargetkan dalam waktu 1 bulan sudah selesai.

Anak-anak ini sangat membutuhkan perhatian orang tua apalagi mereka mempunyai keinginan untuk bersekolah namun tidak mempunyai seragam.Berbagai keluhan dari anak-anak aibon tersebut akhirnya dipenuhi pihaknya dengan memberikan bantuan tas sekolah dan seragam. Pasca pemberian bantuan pihaknya berupaya agar ada perubahan yang positif dalam diri mereka sehingga tidak lagi kumat di kemudian hari.

Dibaca 496 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.