Dapat Nilai Kuning, Wabup Ajak Staf Tingkatkan Kinerja | Pasific Pos.com

| 11 December, 2019 |

Dapat Nilai Kuning, Wabup Ajak Staf Tingkatkan Kinerja

Papua Barat Penulis  Jumat, 18 Januari 2019 13:21 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Para ASN lingkup Pemkab Manokwari diajak untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu bercermin dari hasil penilaian pelayanan publik yang diserahkan Ombudsman RI Perwakilan Papua Barat kepada Pemkab Manokwari baru-baru ini.

Sesuai hasil penilaian Ombudsman, pelayanan publik di Kabupaten Manokwari masuk zona kuning dengan total nilai 50,15.

Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo mengatakan, tahun 2018 baru saja berlalu dan saat ini sudah memasuki tahun 2019. Hal itu harus menjadi cermin untuk melakukan introspeksi agar ketidaksempurnaan, yang belum dilaksanakan, dan masih tertinggal disempurnakan, diperbaiki, dan diselesaikan di tahun 2019.

“Oleh karena itu, mari dengan semangat baru 2019 kita mulai melaksanakan tugas sebaik-baiknya.Ini juga berkaitan beberapa hari lalu dari Ombudsman menyerahkan hasil penilaian tentang pelaksanaan pelayanan publik.Masih ada kekurangan yang perlu diselesaikan, diperbaiki,” tegas Budoyo ketika menjadi Pembina apel gabungan di halaman kanntor Bupati Manokwari, Kamis (17/1).

Terkait hasil penilaian pelayanan publik dari Ombudsman, dirinya menghargai semua staf di Pemkab Manokwari yang sudah melaksanakan tugas dengan baik. Akan tetapi, masih dinilai kurang oleh lembaga lain.

“Kita sudah bekerja sejak pagi sampai sore, menurut kita sudah bagus. Tapi ternyata menurut penilaian lembaga lain kita masih kurang. Tidak apa-apa. Tapi saya tetap salut kepada saudara-saudara sekalian, tapi pesan saya mari di 2019 kita tingkatkan semangat bekerja kita untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, bekerja dengan segenap totalitas yang ada pada diri kita,” tegasnya.

Meski mengajak staf untuk meningkatkan kinerja, namun Budoyo meminta agar tidak terlalu memaksakan diri, apalagi kalau sakit. Sebab, jika sakit tapi memaksakan diri untuk bekerja, nanti akan bertambah parah dan menyusahkan keluarga.

“Kalau sakit tidak usah dipaksakan karena saya juga pernah mengalaminya.Kabupaten ini masih banyak yang melaksanakan tugas yang bisa membantu kita.Tidak ada pekerjaan yang hanya bisa dilaksanakan satu-dua orang. Kerja ini kerja tim, kerja bersama. Oleh karena itu, tidak ada yang sakit memaksakan diri. Nanti kalau paksa diri, malah parah nanti yang repot adalah keluarga. Kalau sakit izin kepada pimpinan, atasan, bahwa kondisi kesehatan sedang terganggu.Jadi pesan saya, jangan paksa diri.Sekalipun dengan semangat baru di 2019 tapi kalau kesehatan tidak memungkinkan jangan paksa diri,”tukasnya.(BNB-R3)

Dibaca 358 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.