Bupati : ”Akreditasi Unmus Kebanggaan Bersama” | Pasific Pos.com

| 16 September, 2019 |

Bupati Merauke, Frederikus Gebze mengemukakan Saat Memberi Sambutan (foto:iis) Bupati Merauke, Frederikus Gebze mengemukakan Saat Memberi Sambutan (foto:iis)

Bupati : ”Akreditasi Unmus Kebanggaan Bersama”

Papua Selatan Penulis  Rabu, 16 Januari 2019 08:48 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Bupati Merauke, Frederikus Gebze mengemukakan, merupakan sebuah anugerah dan berkat karena di awal tahun 2019 kita mendapatkan apresiasi dan penghormatan terkait dengan manajemen dan tata kelola perguruan tinggi yang berkompetensi dan exelent yang benar-benar dapat menyentuh wilayah selatan Papua. Terlebih lagi pihaknya juga ikut berpartisipasi aktif dalam proses cikal bakal Unmus secara bersama-sama hingga menjadikan Unmus bisa seperti sekarang dan menjadi kebanggaan bersama.

Para dosen yang sudah menempuh jenjang strata pendidikan adalah bagian dari sebuah feed back perjalanan intelektual untuk kembali menata dan mengelola pendidikan yang ada agar lebih profesional dan benar-benar mewujudkan badan pengelola perguruan tinggi yang berbadan hukum dan menjadi contoh. “Untuk itu Pemda dan masyarakat sangat mengapresiasi kehadiran Unmus karena menjadi pilar paling pojok NKRI sehingga lengkaplah sebuah bingkai NKRI yang mengkodratkan sang matahari terbit dari ufuk timur sampai ke Serambi Mekkah,”terangnya pada acara refleksi dan evaluasi akreditasi program studi dan institusi Unmus di Kampus Unmus Sabtu lalu.

Bupati menambahkan, rangkaian ikatan tali pendidikan yang ada sudah menjadi kekuatan dalam 4 pilar atau 4 mata angin. Saat ini semua Prodi sudah diakreditasi dengan baik dan hanya melengkapi syarat-syarat kepangkatan akademik yang menunjang. “Kita sudah mempunyai satu predikat akreditasi apalagi untuk memperolehnya bukan perkara mudah. Banyak hal yang harus dipenuhi antara lain kualitas dan mutu dosen, fasilitas, mahasiswa dan sejumlah factor penting lainnya,”jelasnya lagi.

Kalau dari sisi fasilitas dan bangunan gedung dianggap sudah representatif namun isi dari representatif itu adalah bicara tentang SDM yang ada dan seperti apa dan peralatan yang digunakan karena harus sesuai dengan standar yang diminta. Ia juga menyinggung tentang aktifitas penelitian yang dilakukan oleh dosen yang bisa mendapatkan penghargaan lalu di kalangan mahasiswa yang diminta untuk tetap meningkatkan prestasi dalam mengikuti lomba-lomba karya ilmiah.

Dibaca 198 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.