Bupati Jayapura Perhatian Akan Program 1000 Hari Pertama Kehidupan | Pasific Pos.com

| 22 October, 2019 |

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE. M, Si Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE. M, Si

Bupati Jayapura Perhatian Akan Program 1000 Hari Pertama Kehidupan

Kabupaten Jayapura Penulis  Rabu, 16 Januari 2019 08:19 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI – Program 1000 hari pertama kehidupan yang sedang di programkan Pemerintah Kabupaten Jayapura hendaknya mendapat perhatian, khususnya perhatian dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si dalam pertemuan bersama pimpinan OPD teknis yakni, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Kampung, Badan Pemberdayaan Peremuan dan Perlindungan Anak mengatakan, Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah ini harus dimulai dari kampung.

"Dimana, anak-anak sejak dari dalam kandungan hingga lahir diberi asupan gizi yang baik serta tersedianya kebutuhan lainnya,” ujar Bupati di ruang rapat VIP Kantor Bupati Jayapura, Selasa (15/01/19) pagi.

Dirinya menegaskan, OPD teknis kedepan harus mengintegrasikan program-program terkait 1000 hari pertama kehidupan. Supaya arah kebijakan mengenai program tersebut dapat berjalan dengan baik dan terarah.

Menurutnya, ketersediaan SDM di daerah ini mutlak di butuhkan. Sebab itu, anak-anak dari dalam kandungan ibu hingga lahir, tumbuh menjadi besar dan masuk sekolah harus mendapat perhatian pemerintah.

“Kita sekarang harus bertanggungjawab menyiapkan generasi cerdas untuk masa depan. Kita tidak lagi menungg, namun kita harus bangkit dan melagkah maju menyongsong era globaliasi dengan SDM yang handal,” pungkasnya.

Bupati mengharapkan, pimpinan OPD dapat meneruskan hasil pertemuan kepada staf. Dengan demikian, ada keseragaman informasi dan gerak langkah menyiapkan geneari cerdas, generasi masa depan.

Dibaca 201 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX