Tiap Kampung Harus Punya FKPM | Pasific Pos.com

| 18 August, 2019 |

Field Project Asistant International Organization For Migration, Yossi Kurniawan Anum (foto:iis) Field Project Asistant International Organization For Migration, Yossi Kurniawan Anum (foto:iis)

Tiap Kampung Harus Punya FKPM

Papua Selatan Penulis  Senin, 14 Januari 2019 22:50 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Field Project Asistant International Organization For Migration, Yossi Kurniawan Anum mengemukakan, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) sangat penting untuk dibentuk sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam hal Harkamtibmas terlebih wilayah Merauke sangat luas dan jumlah personil kepolisian juga belum ideal. Oleh karena itu masalah keamanan tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada polisi namun tetap membutuhkan partisipasi masyarakat.

“Jangankan di Merauke atau Papua, di wilayah Jawa saja yang memiliki personil lebih banyak tetap membutuhkan FKPM,”ujarnya kepada wartawan di CoreInn Hotel belum lama ini. Lebih lanjut ia mengungkapkan, dalam keanggotaan FKPM terdiri dari 5 unsur yaitu pemerintah kampung, tokoh adat dan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh perempuan.

Pihaknya juga rutin melakukan upaya pendampingan terhadap FKPM guna menuju kemandirian dalam hal manajemen organisasi khususnya anggaran. Jadi ke depan FKPM dapat memiliki sumber-sumber lain selain pendanaan dari pemerintah kampung. Terkait dengan hal itu beberapa waktu lalu pihaknya telah menggelar lokakarya dengan melibatkan 4 FKPM yaitu FKPM Sota, Yanggandur, Waninggap Mirap dan Hidup Baru.

Ia menjelaskan bahwa secara gradual Polres Merauke tentunya akan membentuk lagi FKPM yang lain karena idealnya, setiap kampung harus memiliki FKPM. Saat ini hampir di setiap kampung sudah memiliki Babinkamtibmas sehingga tinggal mendorong mereka untuk membentuk FKPM. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa di masing-masing kampung memiliki dinamika dan permasalahan.

Dibaca 189 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.