Masih 43 Sekolah Belum Isi Pangkalan Data Siswa | Pasific Pos.com

| 18 July, 2019 |

Koordinator Humas dan Promosi Unmus, Norce Mote, S.Si, M.Si (foto:iis) Koordinator Humas dan Promosi Unmus, Norce Mote, S.Si, M.Si (foto:iis)

Masih 43 Sekolah Belum Isi Pangkalan Data Siswa

Papua Selatan Penulis  Senin, 14 Januari 2019 22:44 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Terkait dengan pendaftaran mahasiswa baru Unmus yang dibuka melalui tiga jalur yaitu SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Mandiri, ternyata masih ada 43 sekolah yang hingga saat ini belum mengisi pangkalan data siswa. Oleh sebab itu sekolah-sekolah tersebut dihimbau untuk bisa mengisi segera dimana untuk tahapan pertama SNMPTN sudah harus mengisi pangkalan data atau PDSS mulai tanggal 4 sampai 25 Januari 2019.

“Berdasarkan data yang dihimpun dari panitia pusat diketahui bahwa untuk di selatan Papua masih ada 43 sekolah yang belum mengisi.  Sedangkan batas waktu yang sudah ditentukan sudah semakin dekat oleh sebab itu kami menghimbau kepada setiap sekolah untuk segera mengisi pangkalan data tersebut,”jelas Koordinator Humas dan Promosi Unmus, Norce Mote, S.Si, M.Si kepada ARAFURA News di Kampus Unmus Sabtu lalu.

Ia menjelaskan, tahun 2019 ini kuota untuk SNMPTN adalah 20% bagi  setiap Prodi di perguruan tinggi sedangkan untuk SBMPTN kuotanya sebesar 40% dan yang Mandiri 30%. Namun untuk tahun ini proses ujian  tidak lagi secara tertulis namun sudah berbasis computer. Untuk pengisian data dan verifikasi PDSS dimulai sejak tanggal 4-25 Januari sedangkan pendaftaran SNMPTN dimulai tanggal 4-14 Februari 2019. Pengumuman hasil dilaksanakan 25 Maret 2019 mendatang.

Bagi peserta yang lulus dapat melihat jadwal pendaftaran ulang di perguruan tinggi masing-masing. “Kami berharap sekolah-sekolah dapat mengindahkan semua jadwal dan tahapan tersebut. Sebab setelah 25 Januari sistem akan tutup dan jika sudah mengisi maka siswa akan memiliki password yang akan digunakan untuk mendaftar,”jelasnya. Menurutnya, kuota 20% SNMPTN harus benar-benar dimanfaatkan karena hanya berdasarkan nilai raport sedangkan untuk SBMPTN sudah melalui tes computer.

Oleh karena itu pihaknya akan berupaya menyurat ke sekolah-sekolah yang belum melakukan pengisian sedangkan untuk di wilayah pemekaran akan diupayakan melalui kontak pribadi mengingat tim yang pernah berkunjung ke sana sebagai tim sosialisasi untuk pendamping sekolah juga udah memiliki nomor kontak dan diharapkan masih aktif.  “Tahapan kedua yakni SBMPTN tidak lagi melalui tes tertulis dengan waktu pendaftaran mulai 1 Maret-1 April 2019. Sedangkan pengumuman hasil akan dilakukan 10 hari setelah pelaksanaan ujian,” pungkasnya.

Dibaca 143 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.