Pembangunan Tahap II Dermaga Mambor, Belum Ada Pembayaran Hak Ulayat | Pasific Pos.com

| 18 June, 2019 |

Pembangunan Tahap II Dermaga Mambor, Belum Ada Pembayaran Hak Ulayat

Papua Tengah Penulis  Jumat, 11 Januari 2019 02:27 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

NABIRE - Hingga pembangunan tahap II dermaga atau pelabuhan di Kampung Mambor Distrik Moora, keluarga besar Singgamui dan Keluarga besar Manuaron selaku pemilik hak ulayat atas tanah yang digunakan pembangunan pelabuhan mengaku belum menerima dana imbalan ganti rugi atas tanah tersebut.

Untuk itu, keluarga Singgamui dan keluarga besar Manuaron yang berada di Kampung Mambor dan Kota Nabire meminta secara tegas agar Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nabire dapat menyelesaikan pembayaran ganti rugi atas tanah yang digunakan saat ini untuk pembangunan dermaga di Kampung Mambor itu, sebab tanah tersebut merupakan hak milik dari keluarga Singgamui dan Manuaron.

Demikian dikatakan Maklon Manuaron selaku anak dari keluarga Manuaron kepada Papuapos Nabire Kamis (10/1), di seputar Kelurahan Kalibobo Nabire seraya menambahkan, kami keluarga dari dua marga ini pada prinsipnya mendukung pembangunan yang ada, namun pemerintah juga harus ingat akan hak tanah kami untuk secepatnya dibayar.

Apabila pemerintah daerah tidak menindahkan seruan atau permohonan kami keluarga Singgamui dan Manuaron, maka langkah yang diambil oleh keluarga terpaksa harus kembali memalang dan menghentikan pekerjaaan yang sedang berlangsung saat ini dihentikan hingga ada kejelasan pembayaran tanah yang jelas dari pemerintah daerah.
 
Sehingga pada kesempatan ini kami memohon kepada pihak–pihak yang dapat mengurus pembangunan dermaga Kampung Mambor di daerah ini agar secepatnya mengambil langkah tegas dan jelas untuk melakukan pertemuan bersama keluarga Singgamui dan Manuaron soal pembayaran ganti rugi tanah tersebut kepada kedua keluarga yang kami sebutkan diatas.

Sebab, imbuhnya, dari tahap pembangunan sejak awal hingga saat ini memasuki pembangunan tahap kedua, yakni pemancangan tiang–tiang dermaga, sebagai keluarga Singgamui dan Manuaron belum i ajak untuk duduk bersama pemerintah untuk membicarakan pembayaran ganti rugi dari Pemerintah Kabupaten Nabire.(des)

Dibaca 153 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.