Kementerian Agama Tidak Berhenti Berinovasi | Pasific Pos.com

| 10 December, 2019 |

Tamu Undangan Dan Jajaran Kantor Kementerian Agama Merauke Saat Menghadiri Peringatan Hari Amal Bakti (foto:iis) Tamu Undangan Dan Jajaran Kantor Kementerian Agama Merauke Saat Menghadiri Peringatan Hari Amal Bakti (foto:iis)

Kementerian Agama Tidak Berhenti Berinovasi

Papua Selatan Penulis  Senin, 07 Januari 2019 22:45 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Pemerintah melalui peran dan fungsi Kementerian Agama hadir memberikan pelayanan keagamaan bagi semua umat beragama dengan berbagai fasilitasi. Kementerian Agama menyelenggarakan pelayanan public di bidang keagamaan dan tanpa henti melakukan inovasi. Memasuki tahun 2016, 6 sasaran strategis program Kementerian Agama telah digariskan, yakni meningkatnya kualitas kehidupan umat beragama, meningkatnya harmoni social dan kerukunan umat beragama, meningkatnya kualitas pelayanan keagamaan, meningkatnya  akses layanan pendidikan agama dan keagamaan serta peningkatan kualitas tata kelola pembangunan bidang agama.

Hal tersebut disampaikan Menteri Agama Republik Indonesia dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merauke, Gabriel Rettobyaan, S.Ag pada upacara Hari Amal Bakti ke-73 Kementerian Agama di areal parkir Kantor Kementerian Agama Merauke kemarin. Menteri berharap 6 sasaran tersebut dapat tercermin dalam program kerja pusat dan daerah. Di samping itu pembinaan toleransi dan kerukunan antar umat beragama, pengembangan moderasi beragama dan pembangunan akhlak bangsa perlu disuarakan lebih nyaring di ruang-ruang public.

Toleransi beragama dapat dimaknai sebagai sikap menghormati dan menghargai atas perbedaan yang ada pada pihak lain. Sementara moderasi beragama adalah upaya mewujudkan pemahaman dan pengamalan agama yang moderat dan terhindar dari bentuk pemahaman serta praktek keagamaan yang berlebih-lebihan dan ekstrim.  Pembangunan akhlak adalah aspek yang fundamental sebagai pilar utama keadaban bangsa agar kita semua tidak tercerabut dari fitrah kemanusiaan kita.

Dibaca 213 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.