Kapolresta : 24 Jam Respon Cepat Kepada Masyarakat | Pasific Pos.com

| 18 June, 2019 |

Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav R Urbinas Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav R Urbinas

Kapolresta : 24 Jam Respon Cepat Kepada Masyarakat

Kota Jayapura Penulis  Senin, 07 Januari 2019 22:20 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA – Kapolres Jayapura Kota, Ajun Komisaris Besar Pol Gustav Urbinas menyatakan kesiapan jajarannya untuk mersepon cepat (quick respon) pelayanan 24 jam terhadap gangguan Kamtibmas yang terjadi di wilayah Kota Jayapura.  

Hal ini disampaikannya usai peninjauan lapangan bersama Walikota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano ke beberapa titik lokasi longsor yang terjadi di seputaran Kota Jayapura, pada Minggu (6/1) sore.

Gustav mengatakan, pihaknya dalam situasi cuaca yang kurang bersahabat akhir-akhir ini lebih meningkatkan pelaksanaan kegiatan patroli di wilayah hukum Polres Jayapura Kota. Hal ini guna mendeteksi situasi serta keadaan selama musim hujan yang cukup tinggi, dengan tujuan mengantisipasi luapan air, pohon tumbang dan tanah longsor.

"Bila terjadi, pihak kami akan memberikan tanda khusus setelah melakukan pendeteksian berupa pengalihan arus lalulintas, memberikan Barikade KUN serta Police Line dengan berkoordinasi tentunya kepada Pemerintah Kota Jayapura dan Pemerintah Provinsi Papua," terang Kapolresta yang didampingi Walikota kepada sejumlah wartawan di lokasi longsor Macan Tutul Dok V atas.

Menurut Gustav, penanganan masalah yang diakibatkan oleh alam nantinya akan dilakukan oleh dinas terkait, namun pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kota  Jayapura. Kepolisian tetap mengamankan arus lalu lintas di berbagai titik longsor yang mengganggu keselamatan pengendara.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dalam berkendara, mengingat beberapa akses jalan yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah dan belum dapat dilintasi, dan masih dalam proses pembersihan.  Seperti, pohon tumbang yang terjadi di seputaran Polimak Bambu Kuning Distrik Jayapura Selatan, dan longsor di jalan alternatif menuju Kantor Walikota.

"Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak BMKG. Mereka telah mengeluarkan pengumuman berupa pernyataan resmi pada hari ini, dimana kami meminta agar melakukan sosialisasi secara terus menerus baik perkembangan cuaca dan prediksi kedepan agar tidak ada masyarakat yang  menyebarkan isu tidak benar yang membuat warga jadi panik," pungkas Kapolresta menanggapi isu tsunami yang sempat beredar, yang membuat warga Hamadi mengungsi ke wilayah Kodam Cenderawasih dan Kantor Walikota.

“Informasi dari BMKG, tidak ada tanda-tanda akan terjadinya gelombang tsunami di Kota Jayapura. Saya minta masyarakat jangan membuat isu yang tidak benar hingga membuat orang panik,” imbaunya.

Dibaca 165 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.