Komunitas Pecinta Polres Mengadakan Pertemuan Bahas Struktur Organisasi | Pasific Pos.com

| 14 October, 2019 |

Komunitas Pecinta Polres Mengadakan Pertemuan Bahas Struktur Organisasi

Papua Barat Penulis  Senin, 07 Januari 2019 12:36 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - Komunitas Pecinta Polri Provinsi Papua Barat mengadakan pertemuan untuk membahas pembentukan struktur organisasi dan rencana penandatanganan MoU maupun rencana agenda deklarasi yang dijadwalkan 19 Januari 2019 mendatang.

Pertemuan yang berlangsung di Aston Niu Hotel Manokwari, Sabtu (5/1), dipimpin ketua terpilih Komunitas Pecinta Polri Provinsi Papua Barat, Jalil Lambara. Dikatakannya, pertemuan itu dilaksanakan untuk mencapai kesepakatan bersama dengan sejumlah organisasi yang terhimpun dalam Komunitas Pecinta Polri Provinsi Papua Barat untuk membentuk panitia dalam rencana deklarasi, 19 Januari 2019.

“Dalam Komunitas Pecinta Polri Provinsi Papua Barat, ada 13 oragnisasi yang terhimpun di dalamnya, diantaranya Parlemen Jalanan, Bintang Nusantara (Binus), Garda Merah Putih, Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Majelis Pemuda Indonesia, PMII, GMPK, IPKI, SBP, LMR RI, GMP, HMI, dan JMN PB,” rinci Lambara.

Lanjut dia, tujuan dibentuknya Komunitas Pecinta Polri Provinsi Papua Barat untuk merangkul beberapa organisasi sebagai perpanjangan tangan, menyatukan persepsi serta visi dan misi agar bisa memahami lebih dalam tugas pokok Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, melindungi, mengayomi serta melayani masyarakat maupun penegakkan hukum.

Dirinya menambahkan, untuk menyatukan organisasi dalam bingkai komunitas, dibutuhkan badan hukum yang jelas, sehingga diharapkan setelah terbentuknya struktur organisasi, maka dalam waktu dekat segera dilakukan penandatanganan MoU, kemudian membahas sejumlah agenda.

“Setiap organisasi sudah pasti memiliki visi dan misi masing-masing. Komunitas ini dibentuk untuk menjadi perpanjangan tangan guna menyatukan persepsi,” tandas Lambara.

Sementara Wadir Binmas Polda Papua Barat, AKBP Frangky Lapulalan mengatakan, sesuai atensi Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Rudolf A. Rodja, dirinya menyarankan, setelah struktur organisasi terbentuk barulah berbicara berikutnya.

Dikatakan Lapulalan, sebenarnya membentuk organisasi untuk mendukung Polri merupakan gagasan yang cukup baik, sehingga perlu diberikan apresiasi, meski sebelumnya harus ditindaklanjuti terlebih dahulu. Ia menegaskan, terbentuknya suatu organisasi atau komunitas, harus dipertanggungjawabkan segala kegiatan dan statusnya.

“Komunitas Pecinta Polri, saya rasa cukup bagus. Kehadiran rekan-rekan yang terlibat di dalam komunitas ini sangat diperlukan dan diharapkan bisa menjalin kerja sama yang baik,” katanya.

Sedangkan Kasubdit Satpam Binmas, AKBP Junov Siregar memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan Komunitas Pecinta Polri.

“Organisasi ini cukup menarik. Saran saya, melihat dari beberapa atensi, ketua bisa menambah kekuatan hukum organisasi ini, dapat dimasukkan dalam keanggotaan, notaris, advokat, dan lain-lain. Sambil berjalan ke depan, kita sama-sama bekerja dalam bingkai komunitas sebagai bentuk kecintaan kita kepada Polri,” katanya. [CR45-R1]

Dibaca 191 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.