Hujan Semalaman Kota Jayapura Dilanda Bencana | Pasific Pos.com

| 20 September, 2019 |

Hujan Semalaman Kota Jayapura Dilanda Bencana

Kota Jayapura Penulis  Minggu, 06 Januari 2019 21:16 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah kawasan di kota Jayapura, terendam banjir dan tanah longsor di ruas jalan tertentu.

Dari pantauan langsung tampak banjir melanda kawasan Entrop, sekitar 80 rumah warga termasuk SMA Negeri 4 terendam banjir. Daerah pasar Inpres dok IX, daerah Hamadi, pasar Yotefa, Perumahan Organda, dan beberapa lokasi lainnya.



Sedangkan ruas jalan yang longsor terjadi di Jalan Walikota menuju Entrop dari arah Kodam Cendrawasih. Longsor menyebabkan badan jalan ambles sekitar 15 meter sehingga praktis putus atau tidak bisa dilewati. Longsor juga terjadi di lokasi SD YPPK St Petrus Argapura. Serta di belakang Pusdiklat Kotaraja.

"Masyarakat di sekitar Kota Jayapura diminta waspada karena curah hujan masih tinggi atau sedang musim hujan,"  ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura, Bernard Lamia kepada wartawan Minggu (6/1).



Sementara itu, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura, Provinsi Papua telah mengeluarkan himbau kepada warga Jayapura untuk waspada akan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan angin kencang.

Kepala BBMKG Wilayah V Jayapura, Petrus Demon Sili di Jayapura, beberapa hari lalu  mengatakan pihaknya memprediksi musim penghujan akan berlangsung sejak Januari hingga Maret 2019.



"Hasil evaluasi kondisi cuaca menunjukkan adanya gangguan pola angin yakni terbentuknya daerah belokan angin di wilayah Utara Papua yang disebabkan oleh adanya Siklon Tropis Penny," ujarnya.

Menurutnya berdasarkan prediksi tiga hari ke depan yakni 5 sampai 7 Januari 2019, kondisi meteorologis wilayah Jayapura dan sekitarnya umumnya berawan disertai potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada siang, malam dan dini hari.



Tak hanya itu, tambah dia tinggi gelombang di wilayah perairan Jayapura dan Sarmi diperkirakan berkisar antara 2.00 hingga 3.00 meter.


Sementara itu Walikota Jayapura, Benhur Tommi Mano tampak Minggu (6/1) siang mengunjungi beberapa lokasi yang terkena bencana longsor dan banjir.

Di pasar Inpres dok IX, Walikota yang akrab disapa BTM ini tampak berbincang bincang dengan warga yang sedang bergotong royong membersihkan lumpur.

Dibaca 390 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.