Pertamina Sebut Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi Sesuai Mekanisme | Pasific Pos.com

| 21 September, 2019 |

Antrian di salah satu SPBU di Jayapura. Antrian di salah satu SPBU di Jayapura.

Pertamina Sebut Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi Sesuai Mekanisme

Ekonomi & Bisnis Penulis  Minggu, 06 Januari 2019 13:43 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura - Seiring dengan turunnya harga rata-rata minyak mentah dunia dan penguatan rupiah terhadap dollar Amerika, maka PT Pertamina melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi dengan besaran bervariatif.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menyatakan, penyesuaian harga yang dilakukan Pertamina telah sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang berlaku.

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, terutama pelanggan setia produk Pertamina, “ujar Nicke melalui siaran pers, Sabtu (5/1/2019).

Sementara, Direktur Pemasaran Retail Pertamina, Mas’ud Khamid menyatakan, penyesuaian BBM non subsidi tersebut berlaku 5 Januari 2019 pukul 00.00 waktu setempat.

Adapun jenis BBM yang mengalami penyesuaian harga adalah Pertalite turun Rp150 per liter, Pertamax turun Rp200 per liter, Pertamax Turbo turun Rp200 per liter, Dexlite turun Rp200 per liter dan Pertamina Dex turun Rp100 per liter.

Mas’ud menambahkan, Pertamina akan terus mengevaluasi secara berkala harga BBM tersebut sesuai dengan dinamika harga minyak mentah dan nilai tukar rupiah di pasar global.

Dikatakan, harga baru yang berlaku di beberapa daerah dapat berbeda-beda karena dipengaruhi oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) masing-masing daerah.

Unit Manager Communication & CSR MOR VIII, Brsto Galih Nugroho menyampaikan, untuk wilayah Marketing Operation VIII yakni di Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara mengalami perubahan dari Rp8000 per liter menjadi Rp7.850 per liter BBM jenis Pertalite.

Lanjut Brasto, harga Pertamax dari Rp10.600 menjadi Rp10.400 per liter, Dexlite dari Rp10.700 menjadi Rp10.500 per liter.

Pihaknya berharap penyesuaian harga dapat meningkatkan loyalitas masyarakat yang sudah menjadi pelanggan produk Pertamina.

“Sekaligus sebagai upaya perusahaan untuk mengajak masyarakat menggunakan produk BBM berkualitas, “imbuhnya. (Zulkifli)

Dibaca 189 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX