Polisi Berhasil Tangkap 3 Pelaku Pembunuh Pendeta di Wamena | Pasific Pos.com

| 15 October, 2019 |

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustafa Kamal saat merilis penangkapan 3 pelaku pembunuhan Pendeta di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustafa Kamal saat merilis penangkapan 3 pelaku pembunuhan Pendeta di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Polisi Berhasil Tangkap 3 Pelaku Pembunuh Pendeta di Wamena

Kriminal Penulis  Kamis, 03 Januari 2019 19:36 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

Jayapura – Polisi berhasil menangkap 3 pelaku pembunuh Pendeta Claarce Rinssampesy (66)  di Distrik Ibele, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (2/1/2019) sekitar pukul 02.50 WIT.

Ketiga pelaku berinisial  MS (25), AW (19) dan SK (19) ditangkap di dua lokasi berbeda dengan barang bukti berupa 1 buah parang panjang yang sering dipakai AW untuk melakukan aksinya,  KTP dan beberapa ATM milik korban serta 1 buah pisau yang digunakan SK pada saat melakukan penikaman dan beberapa helai pakaian pelaku yang digunakan pada saat menjalankan aksinya.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengungkapkan, dua dari tiga pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas lantaran melakukan perlawanan saat hendak diamankan petugas ke Polres Jayawijaya.

“Kedua tersangka kemudian di bawa ke RSUD Wamena guna menjalani perawatan medis. Pada saat dimintai keterangan, diketahui tersangka AW merupakan residivis yang melarikan diri dari Lapas Wamena dan sudah menjadi target anggota Kepolisian. Saat ini kasus tersebut dalam penanganan Polres Jayawijaya, “terang Kamal, di Mapolda Papua, Rabu (2/1/2019).

Lebih lanjut Kamal mengungkapkan, kejadian bermula pada Jumat (28/12/2018) sekitar pukul 19.25 WIT saksi EIT yang pada saat kejadian menggunakan sepeda motor membonceng korban hendak menuju rumahnya di depan Gereja Efata, Jalan Irian, Wamena.

Sesampainya di depan Gereja Efata, ada 2 orang yang tidak dikenal mengendarai kendaraan sepeda motor datang menghampiri korban dan saksi. Pada saat bertemu, kata Kamal, pelaku hendak merampas tas milik korban, namun korban tidak terima tasnya diambil sehingga terjadi aksi perlawanan dari korban dan saksi.

“Pada saat terjadi perlawanan tersebut, tersangka sudah menyiapkan parang dibalik bajunya dan langsung membacok korban, karena ketakutan, saksi melarikan diri meninggalkan korban yang kemudian melapor ke SPKT Resort Jayawijaya, “imbuh Kamal.

Lanjut Kamal, dari keterangan medis, didapat informasi bahwa korban menderita luka sobek pada lengan kanan, ketiak kanan dan dada kanan atas, kemudian pada pukul 20.00 WIT, Polisi mendapatkan informasi bahwa korban telah meninggal dunia.

“Atas perbuatannya, ketiga pelaku terancam hukuman pidana seumur hidup, “kata Kamal. (Zulkifli)

Dibaca 440 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Berita Terkini