Enam Simpatisan KNPB Timika Diamankan Polres Mimika | Pasific Pos.com

| 18 November, 2019 |

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto. Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto.

Enam Simpatisan KNPB Timika Diamankan Polres Mimika

Kriminal Penulis  Rabu, 02 Januari 2019 19:49 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

Mimika, Sebanyak enam simpatisan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Timika diamankan   Polres Mimika setelah dilakukan penggeledahan di Kantor KNPB di Jalan Sosial.

Dari enam simpatisan yang diamankan, satu diantaranya Ketua KNPB Timika berinisial YK.

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto mengatakan, penggeledahan terhadap Sekretariat KNPB Timika, karena pihaknya menerima surat dari Ketua KNPB Timika, yang isinya mengarah kepada penghasutan dan makar. Surat tersebut tertulis jelas akan memisahkan diri dari NKRI.

"Dalam surat tersebut juga dicantumkan bahwa TNI-Polri telah melakukan pembunuhan dan pemerkosaan. Ini merupakan tuduhan yang sangat keji. Karena TNI-Polri hadiri di tengah-tengah masyarakat untuk menciptakan kondisi aman, tertib dan damai," ujar Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, kehadiran TNI Polri seperti pengamanan di Kwamki Narama saat konflik sosial terjadi. Jika TNI Polri tidak menjadi pagar hidup, maka akan jatuh banyak korban. "Jadi tolong jangan benci dengan kehadiran TNI-Polri. Karena kami semata-mata membantu masyarakat, pemerintah daerah untuk mencapai pembangunan daerah," ujar Kapolres.

AKBP Agung mengatakan, penggeledehan di Sekretariat KNPB Timika sudah beberapa kali dilakukan sebagai bentuk peringatan. Tidak hanya itu, aparat juga sudah melakukan penindakan, karena ditemukan senjata api dan senjata tradisional.

"Pada prinsipnya kami tidak tolerir kalau mengarah pada makar. Hal ini juga sudah disampaikan kepada yang lainnya, untuk tidak melakukan kegiatan yang serupa," ujar Kaoolres.

Orang nomor satu di jajaran Polres Mimika menambahkan, dengan langka tegas ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat luas, jika ingin membangun Papua pada umumnya dan khususnya Mimika, mari bersama-sama bergandengan tangan untuk mengelola tanah dan bumi ini dengan baik.

"Kalaupun ada hal-hal yang menyangkut kesejahteraan tidak merata bisa dibicarakan, untuk dicarikan solusinya. Tetapi tidak dengan berseberangan ideologi atau kepentingan dengan negara," ujar Kapolres dengan tegas.

Dibaca 431 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.