Bupati Berharap Pelayanan Kesehatan bukan Utamakan Uang | Pasific Pos.com

| 26 June, 2019 |

Bupati Berharap Pelayanan Kesehatan bukan Utamakan Uang

Papua Barat Penulis  Rabu, 10 Oktober 2018 18:06 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Manokwari menjadi salah satu target yang ingin dicapai pemerintah saat ini. Untuk itu, pembangunan fasilitas kesehatan harus dibarengi dengan peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Saya ingatkan agar pembangunan puskesmas Amban yang lebih representatif diikuti dengan pelayanan yang lebih baik. Terutama membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara cepat. Saya berharap dalam melayani masyarakat uang bukanlah  yang utama karena nyawa manusia lebih berarti,” tegas Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan ketika memberikan sambutan pada peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Amban, di Kelurahan Amban, Distrik Manokwari Barat, Selasa (9/10).

Menurut Demas Mandacan, jalur protokoler harus lebih dalam meningkatkan pelayanan yang cepat. Sebab, pembangunan fasilitas kesehatan untuk menjawab kerinduan masyarakat Manokwari terutama di Kelurahan Amban.

Pemerintah, kata dia, terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat demi menjawab kerinduan masyarakat terkait standar minimal layanan kesehatan.

Dia menambahkan bahwa pembangunan Puskesmas Amban anggarannya bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus). Hal itu dimaksudkan guna meningkatkan kualitas layanan sumber daya manusia di bidang kesehatan karena puskesmas merupakan sarana bagi masyarakat untuk mendapatkan pengobatan.

“Saya berharap pembangunan gedung puskesmas ini dapat berjalan dengan baik dan dibangun sesuai dengan harapan kita bersama,” tukasnya.

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Manokwari, Trisep Kambuaya mengungkapkan, pembangunan Puskesmas Amban merupakan pergumulan panjang. Sejak lama masyarakat Amban menginginkan adanya gedung puskesmas yang representatif dengan fasilitas yang memadai.

“Kami sudah mengawal dan mendorong Pak Bupati dan tahun 2018 puji Tuhan ada kebijakan Pak Bupati untuk menjawab aspirasi masyarakat Amban selama ini,” ungkapnya.

Dia mengharapkan agar pembangunan gedung puskesmas yang baru itu tidak hanya bangunannya. Dan, DPRD Manokwari juga akan terus mendorong agar fasilitas dan kesejahteraan paramedisnya mendapat perhatian.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Regina Pareri mengatakan, puskesmas Amban merupakan puskesmas model pertama untuk jenis puskesmas berlantai dua. Perencanaan pembangunan puskesmas tersebut dilakukan oleh CV. Vision Media Consultant dengan biaya sebesar Rp 179,3 juta.

Bangunan lantai satu Puskesmas Amban, kata dia, terdiri dari 18 ruangan, serta dilengkapi dengan delapan toilet umum dan satu toilet khusus untuk penyandang disabilitas. Sementara lantai dua terdapat lima ruangan dengan tiga toilet.

Luas bangunan lantai satu, sebutnya, 526 meter persegi dan lantai dua seluas 187 meter persegi. Puskesmas itu dibangun di atas tanah milik Pemkab Manokwari seluas 1.875 meter persegi.

Sebagai kontraktor pelaksana pembangunan puskesmas Amban dilakukan oleh CV. Rajawali Muda dengan jangka waktu pelaksanaan 90 hari kalender terhitung sejak 20 September 2018. Pembangunan Puskesmas Amban menggunakan dana Otsus sebesar Rp 4,6 miliar lebih. [BNB-R3] 

Dibaca 295 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.