Akselerasi Penuntasan Buta Aksara Melalui Sinergitas Lintas Sektor | Pasific Pos.com

| 21 January, 2020 |

sosialisasi akselerasi penuntasan buta aksara melalui sinergitas lintas sektor. sosialisasi akselerasi penuntasan buta aksara melalui sinergitas lintas sektor.

Akselerasi Penuntasan Buta Aksara Melalui Sinergitas Lintas Sektor

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Senin, 08 Oktober 2018 16:52 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

JAYAPURA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura menggelar sosialisasi Akselerasi Penuntasan Buta Aksara Melalui Sinergitas Lintas Sektor di aula sian soor kantor Wali Kota Jayapura, Senin (8/10/18).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Fachruddin Pasolo melalui Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Luar Sekolah, Cliford Korwa mengatakan, akselerasi tersebut guna mencari solusi dalam penuntasan buta aksara.


"Kami bertekad memajukan pendidikan, yang dimulai dengan keaksaraan dasar, kemudian dilanjutkan dengan keaksaraan usaha mandiri," kata Cliford.


Aksara merupakan sarana yang menghantar cakrawala pengetahuan dan peradaban suatu bangsa karena aksara membentuk wacana yang dapat dikenali, dipahami, diterapkan dari generasi ke generasi.


Program keaksaraan dasar yang sudah di bina Disdikbud setempat pada 2018 ada 250 orang dan keaksaraan usaha mandiri ada 1.900 orang yang tersebar di wilayah Kota Jayapura.


Namun, kata Cliford, pihaknya menyadari tidak bisa berjalan sendiri tapi membutuhkan bantuan dari lintas sektor masyarakat dalam akselerasi penuntasan buta aksara menuju smart sity atau kota cerdas.


"Menyebarluaskan informasi tentang pentingnga buta aksara, mengajak elemen masyarakat untuk ikut serta dalam program akselerasi penuntasan buta aksara di Kota Jayapura," kata Cliford.


Pelaksana Tugas Sektetaris Daerah (Sekda) pemerintah Kota Jayapura, Frans Pekey mengatakan pendidikan sangat penting dalam kehidupan karena setiap manusia berhak mendapatkan pendidikan untuk meningkatkan kualitas kehidupan.


"Salah satu perhatian pemerintah Kota Jayapura adalah bidang pendidikan termaksud pendidikan keaksaraan," kata Frans.


Kata Frans, menurunkan buta aksara dan meningkatkan capaian indeks pembangunan manusia merulakan indikator penting dalam keberhasilan pembangunan di Kota Jayapura.


2017 IPM Kota Jayapura 78,6 dan ini merupakan capaian tertinggi di Papua bahkan di beberapa kabupaten/kota di Indonesia, dan angka melek huruf di 2017 sudah 99,93 persen.


"Itu menunjukkan keseriusan dan perhatian besar pemerintah Kota Jayapura untuk terus berusaha dan berupaya dengan berbagai stake holdel," kata Frans.


Sosialisasi akselerasi penuntasan buta aksara melalui sinergitas lintas sektor menghadirkan narasumber dari Kepala BP-PAUD dan Dikmas Papua, Hadiyana, dihadiri Kepala kampung, kelurahan, organisasi wanita, yayasan pendidikan, pengelola PKBM, SKB, tutor dan warga belajar se-Kota Jayapura.

Dibaca 256 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik