Kontak Tembak di Markas Goliat Tabuni di Tingginambut | Pasific Pos.com

| 19 August, 2019 |

Kontak Tembak di Markas Goliat Tabuni di Tingginambut

Headline Penulis  Selasa, 02 Oktober 2018 16:09 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, - Satuan Tugas Penegakkan Hukum (Satgasgakkum) gabungan TNI/Polri melaksanakan patroli rutin dalam rangka penegakkan hukum di wilayah Papua terhadap Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang selama ini telah melakukan perbuatan melanggar hukum di wilayah kedaulatan NKRI khususnya di wilayah pegunungan Papua.

Sekitar pukul 06.45 WIT di kampung Gubuleme, Distrik Tingginambut kabupaten Puncakjaya Papua, tim patroli Satgasgakkum TNI berkekuatan 20 orang dipimpin oleh Lettu Inf Angga melihat bendera Bintang Kejora di atas ketinggian. Setelah didekati ternyata tempat tersebut merupakan Markas KKSB kelompok Goliat Tabuni (GT) dengan pasukannya sekitar 50 orang bersenjata campuran.


Pasukan TNI memberikan peringatan dan ultimatum agar KKSB tersebut menyerah namun tidak diindahkan, justru mereka melancarkan tembakan ke arah pasukan TNI sehingga terjadi kontak tembak yang tidak dapat dihindarkan. Belum bisa dipastikan senjata mereka ada berapa pucuk jumlahnya karena pandangan terhalang oleh semak-semak, namun mereka melancarkan tembakan cukup gencar. Demikian dikatakan Kapendam XVII/CenderawasihKolonel Inf Muhammad Aidi saat dihubungi via telpon selularnya.


Lebih lanjut Kapendam menjelaskan kontak tembak berlangsung sekitar 30 menit, KKSB pimpinan GT akhirnya terdesak dan melarikan diri ke balik ketinggian masuk ke hutan lebat, Satuan TNI melaksanakan pengejaran dan berhasil menguasai Markas GT.


"Saat dilaksankan pembersihan ditemukan 1 orang anggota KKSB tewas di tempat dan beberapa barang bukti seperti 1 pucuk senjata laras panjang jenis Lee-Enfield ( LE ) buatan Ingris, 2 buah kamera digital, sejumlah Dokumen TPN/OPM, 1 Pucuk Pistol Revolver, puluhan butir munisi berbagai kaliber, 1 Senapan angin, 2 unit Alat komunikasi ( Handphone ), Rangkaian munisi Senapan Otomatis (SO) 2 unit Laptop, dan bendera bintang kejora," ujar Kapendam.


"Patroli dalam rangka penegakkan hukum akan terus kita lakukan dengan membagi sektor untuk masing-masing tim, tentunya dengan koordinasi yang ketat. Tim Polri punya sektor gerakan sendiri demikian pula TNI, dan masing-masing Tim saling mendukung dan saling tukar informasi, kebetulan pagi ini yang kontak dengan KKSB adalah Tim dari TNI," ujarnya.


Sementara itu korban yang tewas sampai saat ini belum bisa diidentifikasi dan belum bisa dievakuasi. Medan sangat berat terdiri dari pegunungan dan jurang yang curam, sementara pemukiman penduduk terdekat dari TKP sekitar 1 s.d. 2 kilo meter melintasi jurang.


TNI/Polri terus menghimbau kepada KKSB agar segera menyerahkan diri beserta senjatanya, Peluang tersebut selalu terbuka seluas-luasnya, bila mereka dengan kesadaran menyerahkan diri berikut senjatanya kami akan jamin keamanan dan keselamatannya.

Dibaca 397 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.