Pangdam XVII/Cenderawasih Dikukuhkan Sebagai Kepala Suku Besar Pegunungan Tengah | Pasific Pos.com

| 20 August, 2019 |

Pangdam XVII/Cenderawasih Dikukuhkan Sebagai Kepala Suku Besar Pegunungan Tengah

Lintas Daerah Penulis  Rabu, 26 September 2018 18:56 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih , Mayjen TNI George Enaldus Supit dikukuhkan sebagai Kepala Suku besar Pegunungan Tengah. Pengukuhan dilakukan oleh Alex Doga mewakili kepala suku se-Pegunungan Tengah di distrik Silo Karno Doga, kabupaten Jayawijaya, Rabu (26/9).

Pengukuhan yang disaksikan oleh puluhan kepala suku dari lima wilayah adat di Papua ini berjalan dengan penuh hikmat. Diawali dengan pemasangan topi, penyerahan noken adat dan bakar batu.


Pangdam pada kesempatan ini menyampaikan terimakasih atas kepercayaan dan amanah masyarakat yang nengangkat dirinya menjadi kepala suku besar.


"Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada kepala suku dan masyarakat yang menganugrahi saya sebagai kepala suku. Kepercayaan ini bukan hanya sebagai suatu kehormatan tetapi suatu tanggung jawab besar untuk menciptakan kedamaian," ujar Pangdam Mayjen TNI George Enaldus Supit usai pengukuhan.


Pangdam berharap agar dalam menghadapi beberapa masalah di kalangan masyarakat agar mengedepankan nilai nilai agama, nilai budaya dan adat istiadat. "Dengan mengedepankan agama, budaya diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat pembangungan," ujarnya.


Masyarakat Papua memiliki toleransi yang sangat tinggi. Di kalangan masyarakat masih percaya akan ajaran agama yaitu kasih kepada sesama. "Bila kita mengedepankan kasih maka masalah akan selesai dan masyarakat akan hidup damai," ujar Pangdam.


Pangdam juga meminta agar generasi muda mempersiapkan diri sebaik baiknya melalui belajar. "Para pemuda hendaknya meningkatkan sumber daya . Seperti kata pepatah capailah ilmu setinggi langit dan kejarlah ilmu sampai ke negeri China," ujar Pangdam.


Pangdam bahkan berkeyakinan, suatu masa nanti wilayah Pegunungan Tengah akan maju dan menjadi terkenal di dunia," ujarnya.


Sementara itu Alex Doga mengatakan bahwa saat ini TNI dan masyarakat adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Pengukuhan kepala suku ini sebagai ungkapan rasa masyarakat kepada TNI.


"Bapa Pangdam, kami berharap bapa mau memperhatikan kami masyarakat Pegunungan Tengah yang masih terbelakang ini. Kami perlu pembangunan," ujar Alex Doga.


Acara pengukuhan kepala suku besar ini ditandai dengan penyerahan 50 ekor babi kepada masyarakat untuk dipelihara. Sementara untuk acara bakar batu, ada 51 ekor babi yang disembelih.

Dibaca 497 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.