Soal Tanah Bandara, Pemerintah Sudah Carikan Solusi | Pasific Pos.com

| 19 August, 2019 |

 Bupati Merauke, Frederikus Gebze, SE, M. Si (foto:dok) Bupati Merauke, Frederikus Gebze, SE, M. Si (foto:dok)

Soal Tanah Bandara, Pemerintah Sudah Carikan Solusi

Papua Selatan Penulis  Senin, 24 September 2018 15:01 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Bupati : “Soal Tuntutan Itu Hak Masyarakat, Tetapi Jangan Memanfaatkan Masyarakat"



MERAUKE,ARAFURA,- Terkait dengan tuntutan pemilik hak ulayat atas Tanah Bandara, Bupati Merauke, Frederikus Gebze,SE,M.Si meminta agar mereka menyiapkan dokumen dengan baik. Selain itu, pemerintah juga sudah pernah melakukan upaya-upaya untuk mencari solusi bahkan memberangkatkan mereka yang melakukan upaya demo ke Jakarta.

“Mereka sendiri juga sudah mendengar apa keputusan dari kementerian terkait bahwa akan ada tim yang datang menginventarisir, mengklarifikasi dan berapa yang sebenarnya,”ungkap Bupati di Bandara Mopah, Jumat (21/9).
Bupati menambahkan, bagi pemilik hak ulayat baik tuan dusun maupun tuan marga harus membuat pernyataan di atas materai 6000 lewat Kejaksaan, Kepolisan dan Pengadilan. Itu dilakukan, agar pada saat diputuskan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk membayar ganti rugi tidak lagi menjadi masalah.


“Sudah dua kali membayar tapi proses keliru (salah,red), karena dokumen pendukung juga yang menjadi penyebab,”tutur Bupati.


Menurut Bupati, kalau terus dilakukan upaya penuntutan karena proses sudah dilaksanakan dengan sebaik-baiknya tetapi terus dilakukan berarti ada unsur atau ada pihak-pihak yang sengaja mencari kesempatan. “Soal tuntutan itu hak masyarakat, tetapi jangan memanfaatkan masyarakat,”kata Bupati.


Ketika disinggung mengenai pemilik hak ulayat yang berencana akan menduduki Bandara saat kegiatan peringatan HUT TNI ke 73 Tanggal 5 Oktober 2018 mendatang, Bupati mengatakan hal itu tidak akan terjadi. “Ini merupakan negara dan bagi pihak yang ingin melakukan itu akan berhadapan dengan pihak hukum,”tegas Bupati.


Sementara itu, setelah sebelumnya menggelar aksi di Bandara Mopah, Jumat (21/9) kemarin pemilik ulayat Tanah Bandara Mopah yang berjumlah ratusan orang itu kembali menggelar aksi. Kali ini, mereka menggelar aksi damai di Kantor DPRD Kabupaten Merauke. Mereka diterima langsung Ketua DPRD Kabupaten Merauke, Fransiskus X Sirfefa dan mendapat pengawalan dari pihak kepolisian.


Selanjutnya disepakati bahwa Ketua DPRD akan menyurat ke Bupati Merauke, Kapolres dan seluruh stake holder yang berkepentingan. Pertemuan direncanakan akan dilakukan, Selasa (25/9) esok. Setelah itu akan dilakukan pengukuran tanah seluas 60 Ha di areal Bandara Mopah Merauke.

Dibaca 201 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX