1 Juli, Silahkan Demo Asal Tidak Anarkis | Pasific Pos.com

| 16 July, 2019 |

1 Juli, Silahkan Demo Asal Tidak Anarkis

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Komando Distrik Militer (Kodim) 1701  Jayapura,  Letkol Inf  Yoyok Pranowo menegaskan, dalam rangka menjelang  1 Juli, pihaknya  siap berkoordinasi dengan aparat Kepolisian guna menganitisipasi hal-hal yang  tidak diinginkan  yang akan terjadi  terjadi disaat  menjelang 1 Juli mendatang.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka  Kodim 1701  Jayapura tetap mempersiapkan anggotanya sambil meningkatkan kewaspadaan, juga mengadakan patrol dan pengendapan di daerah-daerah tertentu.
 “Kodim 1701/Jayapura siap memback Up Polisi khususnya  Polres Jayapura Kota dan Polres Keerom untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Keerom dan sekitarnya tepat menjelang 1 Juli mendatang,” kata Dandim  kepada sejumlah  wartawan ketika ditemui diruang kerjanya,  Rabu (24/6) siang.
Saat ditanyak, apa yang akan dilakukan Kodim/1701  jika  nanti terjadi  pengibaran bendera di sekitar wilayah Nafri dan sekitarnya seperti tahun-tahun sebelumnya. Kata Dandim, saya tidak mengharapkan hal itu terjadi, namun pihaknya  telah mengantisipasi dengan melaksanakan patrol dan pengendapan di daerah-daerah tertentu yang  kemungkinan digunakan oleh mereka untuk  mengibarkan bendera.
 “Ya kita juga tidak bisa memungkiri bahwa jumlah pasukan yang ada di wilayah kita.  Saya rasa tidak mencukupi kalau dihadapkan  dengan luasnya wilayah. Sehingga yang kita lakukan pemberdayaan masyarakat  di daerah kita untuk sama-sama menjaga.  Jadi  jangan sampai itu terjadi, “ tandas  Dandim.
Menurutnya,  kalau hanya  mengandalkan TNI/Polri yang menjaga semua daerah yang di Indonesia ini, itu tidak mencukupi . Sementara  jumlah pulau kita ada 17 ribu pulau sedangkan  TNI itu hanya  empat ratus ribu.
 “Bayangkan saja kalau satu pulau di jaga hanya empat orang tentara.  Jadi bagaimana mungkin itu bisa dilakuan.  Sehingga saya rasa dengan aspek demokgrafi, masyarakat yang ada di wilayah kita itulah yang kita berdayakan untuk sama-sama menjaga kedaulatan negera ini, " harapnya.
Menurut  Dandim, pengibaran bendera itu bukan hal yang harus kita takutkan tetapi rasa ingin merdeka itulah yang harus kita rubah pemikiran suadara-sudara kita yang masih berseberangan, bahwa kita ini sudah merdeka.
 “Jadi  tidak lagi takut dengan hal-hal yang dulu pernah terjadi dan tidak perlu lagi masyarakat merasa bahwa itu hal yang tabu.  Demonstarsi  bisa  yang  pentig kan tidak  anarkis, “ ujar Dandim.
Disamping itu kata Dandim,  jelang 1 Juli  pihaknya  juga akan menggelar kegiatan-kegiatan sosial bersama Polri dan masyarakat.
 “Tanggal 29 Juni nanti, akan barlangsung KKR di Arso Kabupaten Keerom, bersama dengan itu maka kami akan menerjunkan aggota untuk memonitoring situasi di wilayah Keerom, “ ucapnya.
Oleh karena itu, Dandim menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Arso agar dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dilingkungan masing-masing, sehingga dengan demikian roda Pemerintahan  dapat berjalan  dengan baik dan normal seperti yang kita harapkan semua.
 “Bila masyarakat ingin menggelar aksi demo tepat 1 Juli mendatang,  maka diharapkan menggelar aksi secara bermartabat  sesuai prosedur-prosedur yang tepat.   Sehingga tidak merugikan orang lain.  Karena apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah setempat sudah sangat baik, “  kata Dandim. (Tiara)

Dibaca 574 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.