Aparat Gabungan Bubarkan Kegiatan TRWP di Wamena | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Nampak perlengkapan TRWP Kodap XI Yali yang disita oleh Aparat gabungan TNI dan Polri, dari Yonif 756/WMS, Polres Jayawijaya dan Kodim 1702/JWY. Nampak perlengkapan TRWP Kodap XI Yali yang disita oleh Aparat gabungan TNI dan Polri, dari Yonif 756/WMS, Polres Jayawijaya dan Kodim 1702/JWY.

Aparat Gabungan Bubarkan Kegiatan TRWP di Wamena

Headline Penulis  Senin, 03 September 2018 11:14 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

jayapura, - Aparat gabungan TNI dan Polri, dari Yonif 756/WMS, Polres Jayawijaya dan Kodim 1702/JWY membubarkan kegiatan persiapan syukuran yang dilakukan oleh Tentara Republik West Papua (TRWP) Kodap XI Yali.

Syukuran ini dalam rangka penyerahan SK Kodap XI Yali dan pelantikan Recruit di Markas Kodap XI Yalimo , Jumat (31/8).


Kegiatan syukuran itu sendiri akan diselenggarakan oleh Kodap XI Yali pimpinan Solak Alitnoe (Pangkodap XI TRWP Yalimo), pada tanggal 1 September dengan diikuti 250 orang anggota TRWP mengenakan baju Loreng berikut dengan pengibaran bendera Bintang Kejora yang akan dipasang di sudut-sudut lokasi.


Dari data lapangan Jumat pagi personil gabungan TNI/POLRI yang dipimpin oleh Iptu Safrudin tiba di kampung Alikbarek Distrik Abenaho kabupaten Yalimo. Setibanya di lokasi, Personil Gabungan TNI/POLRI langsung menguasai sudut-sudut lokasi yang sudah disiapkan guna pengibaran bendera Bintang Kejora. Kelompok TRWP berseragam loreng yang berjumlah sekitar 250 orang tersebut, dikumpulkan di depan lapangan dan kemudian diberikan himbauan oleh Kasat Intelkam Polres Jayawijaya.


Dilokasi kejadian, Iptu Safrudin menanyakan kepada semua anggota TRWP tentang siapa yang bertanggung jawab dalam kegiatan pengibaran bendera BK tersebut, dan dijawab pimpinan TRWP Solak Alitnoe, saya adalah Pimpinan Kodap XI wilayah Yalimo dan sebagai Penanggung Jawab kegiatan.


Karena situasi yang telah terkepung aparat, Solak Alitnoe mengatakan bahwa dirinya sebagai masyarakat sipil sudah bersalah karena melawan NKRI. "Kami tidak melanjutkan kegiatan upacara dan saya selaku pemimpin Kodap XI wilayah Yalimo akan ikut ke Polres Jayawijaya untuk mempertanggungjawabkannya, " ujar Solak.


Selanjutnya aparat keamanan memerintahkan agar tiang yang sudah di tancapkan pengibaran bendera BK untuk segera dicabut. Demikian pula kepada semua masyarakat yang hadir mengenakan pakaian Loreng agar segera dilepas dan dikumpulkan untuk di amankan sebagai barang bukti.


Upaya aparat keamanan membubarkan kegiatan Solak Altnoe, berawal dari surat pemberitahuan kegiatan kelompok TRWP di kampung Arikbalek Distrik Abenaho Kabupaten Jayawijaya, yang kemudian oleh Kapolres Jayawijaya diperintahkan untuk mengecek kegiatan ini. Setelah diketahui bahwa kegiatan tersebut benar, dengan koordinasi yang terpadu aparat gabungan TNI/Polri langsung mengamankan dan membubarkan seluruh masyarakat yang hadir di kampung Arikbalek Distrik Abenaho Kab. Jayawijaya.


Hasil daripada pembubaran kegiatan Kelompok tersebut, aparat gabungan kembali ke Wamena dengan membawa 3 orang anggota TRWP Kodap XI Yali beserta barang bukti diantaranya berupa Bendera BK ukuran 20x40 cm, tali untuk mengibarkan BK dari tiang, dokumen - dokumen (Materi PBB organisasi TRWP), 2 buah laptop, 1 buah Camera dan Spanduk bertuliskan "Selamat datang Staf Komando satuan TRWP dalam rangka penyerahan Kordap IX Yali dan Pelantikan prajurit di markas Kordap IX Yali, Abenaho 30 Agustus 2018" , 2 Unit Hp, 1 buah Noken , 1 buah dompet , 2 buah stempel bertuliskan West Papua Revolutionary Army *Kordap XI Yaly* (berwarna merah) dan West Papua Revolutionary Army *Kordap XI Yaly* (berwarna biru).


Sementara itu ada tiga orang yang diamankan atas nama Solak Alitnoe (Pangkodap XI TRWP Yalimo), Izak Wandik dan Terianus Loho.

Dibaca 397 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.