Gubernur : Tidak Benar Tambang Ilegal di Korowai Dibuka Kembali | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo. Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo.

Gubernur : Tidak Benar Tambang Ilegal di Korowai Dibuka Kembali

Headline Penulis  Rabu, 29 Agustus 2018 18:26 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo membantah adanya kabar jika tambang emas ilegal di Korowai beraktivitas kembali setelah ditutup beberapa waktu lalu.

“semua penambang atau perusahaan yang melakukan penambangan di Korowai telah meninggalkan lokasi tembang,” tegas Soedarmo kepada wartawan usai pelantikan pejabat eselon II, Rabu kemarin.


Disinggung mengenai adanya pernyataan anggota DPR Papua yang mengatakan bahwa tambang liar tersebut kembali beroperasi, dengan tegas Gubernur mengatakan, tidak benar. “saya selalu koordinasi dengan koordinator disana,” tegasnya lagi.


Ia menegaskan aktivitas di Korowai tidak mungkin beroperasi kembali, pasalnya helikopter yang selama ini mensuplai logistik ke Korowai sudah tidak melakukan penerbangan lagi.


“Mereka mau dorlop dukungan logistic ke lokasi tidak bisa lagi,” katanya.


Sementara mengenai pengawasan agar tambang tersebut tidak beroperasi lagi, Soedarmo mengaku ada koordinator yang yang selalu mengawasi tambang tersebut.


“Ada koordinator disana, selalu melakukan koordinator dengan saya. jadi selalu melaporkan kepada saya termasuk yang ada di Yahukimo, nah dia selalu koordinasi,” katanya lagi.


Untuk menertibkan, soedarmo meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua agar melakukan koordinasi dengan dua perusahaan yang masih yang masih melakukan penerbangan ke Korowai.


“Hari ini saya minta kepala Dinas PUPR Papua untuk koordinasi dengan dua perusahaan tersebut untuk berhenti melakukan penerbangan ke Korowai,” ucapnya.


selain itu, dirinya akan meminta aparat kepolisian untuk melakukan polisline di sekitar areal tambang liar tersebut.

Dibaca 423 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.