Disorda Papua Jaring 118 Atlet | Pasific Pos.com

| 21 September, 2019 |

Dominggus Lutrun. Dominggus Lutrun.

Disorda Papua Jaring 118 Atlet

Olahraga Penulis  Rabu, 08 Agustus 2018 18:55 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua menjaring 118 atlet yang dipersiapkan masuk dalam Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) dan Persiapan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Disorda Papua Dominggus Lutrun mengatakan, seluruh atlet yang namanya sudah terdata akan dipanggil untuk mengikuti tes parameter di Stadion Mandala Jayapura.


Jadi, 118 atlet ini kita rekrut dari lomba lari 80 dan 100 meter putra/putri tingkat SMP dan SMA di wilayah Kota/Kabupaten Jayapura dan Keerom,” kata Dominggus Lutrun kepada pers di ruang kerjanya, Rabu pagi.


Dikatakan, para atlet ini akan kembali mengikuti tes yang dipandu langsung oleh para pelatih PPLP, karena para pelatih yang akan menentukan nomor-nomor apa yang cocok dengan para calon atlet.


Lutrun mengatakan, dari hasil lomba lari kemarin, sudah diketahui jika sekarang cabang olahraga terukur ini tidak lagi dinominasi oleh atlet-alet asal Kabupaten Kepulauan Yapen.


“Dulu nomor lari spint semua atlet dari Serui, nomor lempar dari Merauke, sekarang tidak lagi, olahraga sudah merata di semua kabupaten/kota di Papua, bahkan, anak pegunungan Bintang bisa juara di nomor lari dan nomor lempar untuk sektor junior anak Paniai bisa menjadi yang terbaik,” ujarnya.


Lutrun menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Olahraga dan Pemuda sudah mengagendakan lomba dari beberapa cabang olahrga, yang akan digelar di lima wilayah adat di Papua.


“tahun ini kita gelar di Jayapura, tahun depan bisa di Serui atau Mimika, tergantung dari kesiapan daerah setempat,” tambahnya.


Lanjutnya, jika kegiatan ini digelar disemua wilayah adat dan bisa menjaring 500 atlet per tahun, maka kedepan, Papua bisa menjadi gudang atlet seperti tahun 80-an. Tinggal kita bina mereka dengan baik.


“kita tahu bersama sekarang kita tidak punya atlet di nomor sprint, kita miskin atlet, maka sistem lomba di tiap wilayah adat akan kita bangun demi menciptakan atlet Papua yang handal kedepan,” tutupnya.

Dibaca 415 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.