Ketua GIDI Puncak Jaya: Menyedihkan Gereja Kami Dibakar, Mereka Dikutuk | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Ketua GIDI Puncak Jaya: Menyedihkan Gereja Kami Dibakar, Mereka Dikutuk

Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Gereja Injili di Indonesia (GIDI) di Distrik Yambi Kabupaten Puncak Jaya, Senin (15/6) sore dibakar oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK), membuat Ketua GIDI Kabupaten Puncak Jaya Dainus Game menjadi sedih.
"Ini sejarah pertama gereja dibakar di Pegunungan Tengah. Ini sesuatu yang menyedihkan, semua orang baik kecil dan besar sedih sekali. Karena ini rumah Tuhun bisa dibakar,"ujarnya saat dihubungi, Selasa siang kemarin.
Disinggung, siapa yang membakar gereja tersebut? " Pada umumnya pelakunya TPN-OPM dari Yambi, namun siapa pelaku utama kami belum tau, "ujarnya.
Dikatakannya, ia mengetahui pembakara gereja GIDI Yambi, Senin (15/6) malam sekitar pukul 19.00 WIT. "Kejadiannya sore sekitar pukul 14.15 WIT. "Bagi saya mereka ini lawan pembangunan , pemerintah, gereja, masyarakat juga melawan Tuhan,"tegasnya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige saat dikonfirmasi membenarkan adanya informasi pembakaran sebuah Gereja di Kabupaten Puncak Jaya.
”Memang ada informasi dari Ketua DPRD Puncak Jaya, Usman Telenggan bahwa di Kampung Mondu Yambi Kabupaten Puncak Jaya ada sebuah Gereha Gidi dibakar. Nah saat ini masih dalam penyelidikan kepolisian setempat,” kata Patrige,Selasa (16/6)
Berdasarkan informasi dari Ketua DPRD Puncak Jaya, Usman Telenggen, ungkap Patrige, diduga pelaku pembakaran merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata wilayah Yambi. Dimana saat terjadi pembakaran, saksi mendengar 11 kali suara tembakan diselingi suara teriakan yang tidak jelas maksudnya.
“Diduga ulah Kelompok Yambi, namun itu baru dugaan dan masih diperlukan pembuktian oleh kepolisian dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan olah TKP, apalagi informasi yang diterima dan suara tembakan disekitar TKP,” ungkap Patrige. (Bams/Syaiful)

Dibaca 2050 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.