BNNP Gandeng Dinas Pendidikan Cegah Peredaran Narkoba di Sekolah | Pasific Pos.com

| 16 October, 2019 |

BNNP Gandeng Dinas Pendidikan Cegah Peredaran Narkoba di Sekolah

Papua Barat Penulis  Rabu, 01 Agustus 2018 11:42 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Demi mencegah peredaran narkoba di lingkungan sekolah, BNNP Papua Barat bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Papua Barat. Melalui penandatanganan kerja sama (MoU), BNNP Papua Barat bisa memberikan pembelajaran tentang narkoba di sekolah-sekolah.

Hal itu disampaikan Kepala BNNP Papua Barat, Brigje Pol. Untung Subagyo kepada wartawan usai penandatanganan MoU dengan Dinas Pendidikan Papua Barat di Hotel Swissbell, Manokwari, Selasa (31/7).

“MoU ini untuk memberdayakan Dinas Pendidikan mencegah perederan narkoba masuk sekolah. Implementasinya bisa seperti memberikan pola pembelajaran atau pelajaran narkoba di sekolah-sekolah. Tanpa MoU, BNNP tidak masuk ke sekolah-sekolah. Dengan adannya MoU, ada payung hukum realisasinya nanti baru diadakan pembelajaran tentang pemahaman tentang narkoba,” jelasnya.

Poin penting yang tercantum dalam MoU tersebut, menurut dia, yakni tentang peran pendidik mencegah narkoba masuk ke lingkungan sekolah. Selain itu, memasukkan kurikulum atau pelajaran tentang narkoba di sekolah.

“Ketiga adalah pemberdayaan penggiat antinarkoba di sekolah-sekolah. Penggiat ini di sekolah mungkin disebut PKS atau piket keamanan sekolah. Ini digiatkan atau diaktifkan, sehingga nanti cepat atau lambat akan menciptakan siswa yang bebas dari narkoba,” tegasnya.

Dia menjelaskan, penandatangaan MoU tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga sekolah bersih dari peredaran narkoba. Sejauh ini, kata dia, BNNP Papua Barat belum menemukan anak sekolah, khususnya anak SD dan SMP belum yang terjangkit narkoba. Namun pihaknya melakukan langkah antisipasi terlebih dahulu.

“Makanya mengantisipasi jangan sampai ada baru dilakukan kerja sama. Justru sebelum barang dipergunakan anak sekolah diantisipasi, dengan MoU dan memberikan pembelajaran di sekolah-sekolah,” sebutnya lagi.

Penandatanganan MoU itu dirangkau dengan workshop kepada para guru di Manokwari. Melalui workshop itu, dia mengharapkan agar para pendidik dapat menindaklanjutinya dengan pencegahan terhadap anak didik. “Jangan sampai anak didik menjadi target dan memang ada dindikasi ke arah itu, sehingga BNN peduli kepada pendidik dan di lingkungan pendidikan jangan sampai anak didik jadi target dan akan berdampak buruk pada bangsa dan negara karena mereka adalah aset bangsa dan negara,” tandasnya.  (CR44) 

Dibaca 444 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX