John Gobai Tantang Kapolda Tangkap Pimpinan PT PMJ | Pasific Pos.com

| 27 May, 2019 |

John NR Gobai. John NR Gobai.

John Gobai Tantang Kapolda Tangkap Pimpinan PT PMJ

Headline Penulis  Selasa, 31 Juli 2018 21:05 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(4 voting)

JAYAPURA - John NR Gobai menantang Kapolda Papua untuk menangkap investor tambang yang diduga kuat telah melakukan ilegal maining di Nabire.

Salah satu perusahaan pertambangan adalah PT Pasific Maining Jaya yang diduga telah menyalahgunakan ijin eksplorasi dengan melakukan produksi tambang emas di Musairo, Nabire.


“Jadi, pemilik PT Pasific Maining Jaya, Benny Angjaya itu, jelas - jelas telah mengaku dan secara tertulis telah menandatangani pernyataan bahwa dia melakukan operasi produksi, padahal ijinnya adalah ijin ekplorasi,“ kata anggota DPR Papua, John NR Gobai, Selasa (31/7).


Terkait dengan hal itu, John Gobai mengakui telah menyampaikan hal itu kepada Gubernur Papua, termasuk Kapolda Papua untuk menindaklanjuti penyalahgunaan ijin tambang itu.


“Sekarang gubernur mau berantas ilegal maining yang dikerjakan oleh masyarakat, pertanyaan saya ini sudah masuk kategori tindak pidana yakni penyalahgunaan ijin, bahkan laporan kunker sudah saya laporkan secara resmi ke Kapolda Papua,“ katanya.


Terkait dengan PT PMJ, jelas John Gobai, beberapa kali tim dari Polda Papua telah pergi ke Musairo, melihat sendiri, namun dibiarkan terus dan sampai saat ini belum ditangkap dan diproses hukum.


“Saya punya pertanyaan, siapa yang bermain ini. Tinggal Kapolda dan Wakapolda jujur saja siapa yang bermain itu saja, apakah ada titipan jenderal dari Jakarta? Jadi, saya minta kepada pak Kapolda dan Pangdam jujur saja, jangan rakyat yang menambang mau disikat, sementara investor yang menyalahgunakan ijin tidak ditindak,“ tandasnya.


John Gobai menilai jika investor PT PMJ jelas-jelas sudah melanggar aturan pertambangan, bahkan juga merugikan negara ratusan miliar dari para penunggak PNBP di Papua dari para pemegang IUP tersebut.


Untuk itu, secara tegas John Gobai menantang Kapolda Papua untuk berani menindak terhadap investor tambang yang jelas-jelas menyalahgunakan ijin usaha tersebut.

“Jadi, saya menantang Kapolda untuk menindak investor ini. Bila perlu dalam waktu 1 x 24 jam Polda Papua harus menangkap Benny Angjaya. Saya menduga Dinas ESDM dan Polda Papua melindungi investor ini,“ tandasnya.


John Gobai juga meminta dengan tegas kepada Gubernur Papua untuk mencabut ijin dari PT PMJ maupun groupnya, lantaran telah menyalahgunakan ijin eksplorasi menjadi operasi produksi.


Sementara itu dari data yang berhasil dikumpulkan, PT.Pasific mining jaya (PMJ) memiliki ijin eksplorasi telah bekerja operasi produksi melalui subkontraktor di penambangan sungai Mosairo, Makimi, Nabire maka sesuai dengan, Pasal 160 ayat 2 UU No 4 tahun 2009, Setiap orang yang mempunyai IUP Eksplorasi tetapi melakukan kegiatan operasi produksi dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).
Pasal 163
(1) Dalam hal tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam bab ini dilakukan oleh suatu badan hukum, selain pidana penjara dan denda terhadap pengurusnya, pidana yang dapat dijatuhkan terhadap badan hukum tersebut berupa pidana denda dengan pemberatan ditambah 1/3 (satu per tiga) kali dari ketentuan maksimum pidana denda yang dijatuhkan.

(2) Selain pidana denda sebagaimana dimaksud pada ayat (1), badan hukum dapat dijatuhi pidana tambahan berupa:
a. pencabutan izin usaha; dan/atau
b. pencabutan status badan hukum.
Berdasarkan 2 pasal ini maka saya minta Gub Papua mencabut IUP PT.PMJ dan Polda Papua dapat memproses dan menghukum tindak pidana ini.

Dibaca 1770 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX