LSM Papua Bangkit Apresiasi Inisiatif Dua Kampung di Ebungfauw | Pasific Pos.com

| 26 June, 2019 |

Ketua LSM Papua Bangkit yang juga Ketua Kadin Kabupaten Jayapura, Hengky Jokhu Ketua LSM Papua Bangkit yang juga Ketua Kadin Kabupaten Jayapura, Hengky Jokhu

LSM Papua Bangkit Apresiasi Inisiatif Dua Kampung di Ebungfauw

Kabupaten Jayapura Penulis  Kamis, 26 Juli 2018 19:43 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Yang Telah Mencanangkan Kampung Bebas Miras

 

SENTANI - Dua kampung yang berada di wilayah Distrik Ebungfauw yakni, Kampung Homfolo dan Kampung Kameyakha beberapa waktu lalu telah mencanangkan Kampung Bebas Minuman Keras (Miras) dan Narkoba di Bumi Kenambai Umbai.

Langkah yang diambil oleh masyarakat dan aparatur kampung serta tokoh adat di dua kampung tersebut, guna mewujudkan kampung bebas Miras ini diharapkan dapat menjadi pilot project kampung sehat dan kampung kamtibmas di Indonesia maupun Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura.


Terhadap inisiatif menciptakan kampung bebas Miras dari masyarakat dan aparat di dua kampung itu, Ketua LSM Papua Bangkit Hengky Jokhu. Merespon positif dan mengapresiasi. Dalam tanggapannya, Hengky Jokhu yang juga Ketua Kadin Kabupaten Jayapura terkait hal tersebut.


Dengan adanya pencanangan kampung bebas Miras, baik secara pribadi maupun atas nama lembaga saya sangat mengapresiasi dan mendukungnya, ucap Hengky Jokhu kepada wartawan saat ditemui di Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (26/7/18) siang.


Karena menurut Hengky, langkah yang diambil oleh masyarakat dan aparat kampung serta tokoh adat baik di Kampung Homfolo dan Kampung Kameyakha dengan inisiatif mencanangkan kampungnya sebagai kampung bebas Miras dan Narkoba beberapa waktu lalu adalah suatu hal yang patut didukung dan dibanggakan oleh semua pihak termasuk kampung-kampung lain yang ada di Kabupaten Jayapura.


Yang ingin saya katakan bahwa hal itu adalah sebuah inisiatif yang patut kita dukung dan banggakan, ada kampung-kampung yang mengambil inisiatif untuk menciptakan kawasannya menjadi kampung-kampung bebas Miras. Kita juga sudah melihat bahwa bapak Bupati sendiri yang menyaksikan mulai dari Kampung Atamali, kemudian di Kampung Kameyakha mulai menciptakan kampung bebas Miras di Distrik Ebungfauw, jelasnya.


Hengky mengharapkan, kampung-kampung yang berada di distrik lain sepetti Distrik Sentani, Distrik Sentani Timur, Distrik Sentani Barat Moy dan Distrik Depapre, juga dapat ikut dalam sebuah semangat yang sama untuk menciptakan kampung-kampung bebas Miras di daerah ini.


Hengky juga menambahkan, pencanangan kampung bebas Miras ini bukan hanya sekedar simbolis dan acara seremoni dalam rangka menyerap anggaran atau meningkatkan anggaran ADK maupun dana yang turun ke kampung.


Tetapi, itu harus tercermin dari pola pikir dan pola hidup dari setiap masyarakat yang ada di kampung tersebut. Artinya, sama halnya dengan di Jawa maupun di Aceh, biarpun ada agama yang mengatur itu. Namun di toko-toko pinggiran jalan, kamu bisa menemukan Miras. Tapi, kesadaran dari masyarakat yang mengonsumsi atau meminum Miras itu untuk apa. Semua itu berpulang atau kembali kepada kesadaran masyarakat itu sendiri, paparnya.


Hengky Jokhu menginginkan kepada kampung-kampung yang sudah mencetuskan kampungnya bebas Miras ini harus melahirkan kesadaran di tengah masyarakatnya untuk menyadari, bahwa pentingnya kampung bebas Miras dan pentingnya membangun kualitas manusia selain memiliki intelektual, juga harus memiliki etika dan moral yang baik.


Jadi, etika dan moral yang baik adalah orang-orang yang bisa mengindari hal-hal yang berbau maksiat, termasuk disini adalah mengonsumsi Miras, pungkasnya.

Dibaca 201 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.