Kasat Narkoba: Tahun Ini Kasus Ganja Menonjol | Pasific Pos.com

| 19 August, 2019 |

Kasat Narkoba: Tahun Ini Kasus Ganja Menonjol

Papua Barat Penulis  Kamis, 26 Juli 2018 12:41 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Kasat Narkoba Polres Manokwari, Iptu Jamhari mengatakan, dalam catatan penegakan hukum terhadap peredaran narkotika dan miras, untuk tahun 2018, Satnarkoba Polres Manokwari paling banyak menangani kasu ganja.

“Untuk tahun ini kasus ganja yang paling menonjol,” ucap Jamhari kepada Tabura Pos di ruang kerjanya, Rabu (25/7).

Dirinya menrincikan, untuk kasus ganja dari periode Januari – Juli 2018, Satnarkoba berhasil membongkar sebanyak 8 kasus ganja dan menangkap sebanyak 19 tersangka, dimana 18 tersangka telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari, sedangkan 1 tersangka dalam proses hukum di Polres Manokwari.

Lanjut dia, dari 19 tersangka yang ditahan rata-rata merupakan pemakai dan pengedar ganja. Dimana ganja yang dimiliki merupakan ganja asal negara tetangga PNG degan modus penyelundupan yang masih sama, yakni menggunakan jasa pelayaran Kapal PELNI.

Sedangkan, dijelaskan Jamhari, untuk pengungkapan kasus sabu di tahun 2018, lebih menurun dari tahun sebelumnya karena pihaknya baru berhasil mengungkap sebanyak 2 kasus dengan menangkap 4 tersangka, dan telah dilimpahkan ke Kejari Manokwari.

Menurut dia, kasus sabu menurun karena diprediksi para pelaku lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi dan masih banyak pelaku yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II.B Manokwari.

Meski demikian, dirinya mengaku, akan lebih gencar melakukan penyelidikan sehingga bisa mengendus adanya keberadaan Bandar sabu dan ganja yang selalu menyasar Manokwari.

Lebih lanjut, diungkapkan Jamhari, untuk kasus minuman keras (miras) baik lokal maupun berlebel, sampai bulan Juli 2018, pihaknya baru berhasil mengungkap sebanyak 6 kasus dan menangkap 7 tersangka.

“3 tersangka sudah kita limphakan ke Kejari Manokwari, sementara 4 tersangka masih dalam proses hukum di Polres Manokwari,” ujar dia.

Dengan demikian, di akui Jamhari, persoalan miras di Manokwari masih terbukti ada, sehingga diperlukan kesadaran masyarakat agar dapat bersama-sama pihak Kepolisian dalam memberantas miras. 

“Kalau miras lokal kami sudah gencar melakukan penindakan, tapi kalau mira kaca ya begitulah, pencuri selalu satu langkah di depan petugas, lagipula wilayah kita ini kan luas, jadi memang perlu kerjasama semua pihak untuk melakukan pengawasan,” tandas dia. [BOM] 

Dibaca 590 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX